Tuntutan peran yang tidak seimbang pada mahasiswa yang kuliah sambil bekerja, dapat menyebabkan stres kerja. Stres dapat dikurangi dengan melakukan manajemen diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self management dengan stres kerja padaMahasiswa Pekerja Sistem Part-Time Jurusan Administrasi Bisnis di Politeknik Negeri Semarang. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Semarang yang berjumlah 190 orang. Sampel penelitian berjumlah 123 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan Skala Stres Kerja (38 aitem valid dengan α = 0,927) dan Skala Self Management (38 aitem valid dengan α = 0,912) sebagai alat pengambilan data. Teknik analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah teknik analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rxy = -0,468 dengan p = 0,000 (p < 0,05), artinya terdapat hubungan negatif antara self-management dengan stres kerja. Self management memberikan sumbangan efektif pada stres kerja sebesar 21,9%, sedangkan 78,1% dipengaruhi faktor-faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.