This Author published in this journals
All Journal Jurnal EMPATI
Dimas Aldi Saifuddin
Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INTERAKSI PARASOSIAL Dimas Aldi Saifuddin; Achmad Mujab Masykur
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.623 KB) | DOI: 10.14710/empati.2014.7568

Abstract

Konten-konten dunia hiburan yang semakin beragam membuat penonton tidak hanya dapat melihat para artis menunjukkan keahliannya, tetapi juga mengenal dan mengetahui kehidupan pribadi para artis tersebut. JKT48 hadir dengan konsep idola yang dapat ditemui yang membuat para penggemarnya memungkinkan untuk berinteraksi secara langsung dengan anggota JKT48. Hal tersebut secara tidak langsung membuat para penggemar JKT48, membentuk kelekatan dengan anggota JKT48 favoritnya. Fenomena ini disebut interaksi parasosial. Interaksi parasosial merupakan suatu interaksi sosial yang terjalin antara individu dengan artis atau tokoh media dan terjadi seperti interaksi sosial secara langsung. Hal ini disebabkan karena otak manusia memproses pengalaman melihat melalui media sama seperti “pengalaman langsung”, individu secara khusus bereaksi terhadap artis yang mereka sukai seperti yang mereka lakukan terhadap orang yang secara nyata ada di depan mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara. Subjek penelitian berjumlah tiga orang yang diperoleh menggunakan teknik purposif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi parasosial penggemar JKT48 berada pada tingkatan entertainment social-value, di mana interaksi parasosial dilakukan karena konformitas kelompok, dan intense-personal feeling, di mana interaksi parasosial yang dilakukan telah sampai pada tahap menganggap idola sebagai orang yang dekat dan mengembangkan hubungan parasosial dengan idolanya tersebut. Faktor-faktor yang mendasari terjadinya interaksi parasosial adalah pemenuhan tugas perkembangan, kebutuhan akan hubungan sosial, dan konformitas.