This Author published in this journals
All Journal Jurnal EMPATI
Randwitya Ayu Ganis Hemasti
Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA BELAJAR BERDASAR REGULASI DIRI DENGAN SIKAP TERHADAP EKSTRAKURIKULER PADA SISWA KELAS XI SMA MARDISISWA SEMARANG Randwitya Ayu Ganis Hemasti; Anita Listiara
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 (Januari 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.117 KB) | DOI: 10.14710/empati.2014.7490

Abstract

Salah satu cara yang dilakukan  sekolah agar dapat menerapkan pembiasaan dalam pembentukan karakter siswa adalah melalui kegiatan ekstrakurikuler. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui hubungan antara belajar berdasar regulasi diri dengan sikap terhadap ekstrakurikuler, dan untuk mengetahui sumbangan efektif belajar berdasar regulasi diri.Populasi yang sesuai dengan karakteristik dalam penelitian ini berjumlah 113 siswa di SMA Mardisiswa Semarang. Pengumpulan data menggunakan skala belajar berdasar regulasi diri yang terdiri dari 31 item (α = 0,939), dan skala sikap terhadap ekstrakurikuler yang terdiri dari 30 item (α = 0,970).Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa belajar berdasar regulasi diri berhubungan secara positif  dengan sikap terhadap ekstrakurikuler yang ditunjukkan dengan rxy= 0,529 dengan tingkat signifikansi korelasi sebesar 0,000 (p<0,05). Hasil pengujian diperoleh nilai koefisiensi determinasi sebesar 0, 280. Artinya adalah belajar berdasar regulasi diri siswa memberikan pengaruh sebesar 28% terhadap sikap terhadap ekstrakurikuler. Sedangkan 72% sikap terhadap ekstrakurikuler dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar variabel penelitian ini. Faktor- faktor tersebut antara lain adalah pengalaman pribadi, pengaruh orang lain yang dianggap penting, pengaruh kebudayaan, media massa, lembaga agama, dan pengaruh faktor emosional