This Author published in this journals
All Journal Jurnal EMPATI
Dyah Nurul Adzania
Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP PERAN AYAH DENGAN REGULASI EMOSI PADA SISWA KELAS XI MAN KENDAL Dyah Nurul Adzania; Achmad Mujab Masykur
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.744 KB) | DOI: 10.14710/empati.2013.7399

Abstract

Persepsi terhadap peran ayah dalam kehidupan remaja dilakukan dalam bentuk proses internalisasi terhadap perilaku yang dicontohkan oleh ayah. Melalui proses kognitif, remaja mempelajari contoh perilaku yang baik dan buruk, salah satu contohnya adalah emosi. Pengaturan emosi sangat penting dalam interaksi sosial remaja. Remaja dengan regulasi emosi yang baik cenderung mengembangkan diri kearah yang positif. Penelitian dilakukan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap peran ayah dengan Regulasi Emosi pada siswa kelas XI MAN Kendal.Pengambilan data dalam penelitian menggunakan skala persepsi terhadap peran ayah dan skala regulasi emosi. Skala persepsi terhadap peran ayah terdiri dari 35 aitem dengan α = 0,922 dan skala regulasi emosi yang terdiri dari 31 aitem dengan α = 0,889. Jumlah subjek dalam penelitian adalah 213 siswa. Pengambilan subjek dilakukan dengan menggunakan teknik cluster random sampling.Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan rxy = 0,347 dengan p = 0,000 (p<0,05), artinya ada hubungan positif yang signifikan antara persepsi terhadap peran ayah dengan regulasi emosi pada siswa kelas XI MAN Kendal. Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin positif persepsi terhadap peran ayah maka semakin tinggi regulasi emosi siswa. Sebaliknya, semakin negatif persepsi terhadap peran ayah maka semakin rendah regulasi emosi siswa. Persepsi terhadap peran ayah memberikan sumbangan efektif terhadap variabel regulasi emosi sebesar 12% sedangkan 88% berasal dari faktor-faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.