This Author published in this journals
All Journal Jurnal EMPATI
Cynthia Heni Wulandari
Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENYESUAIAN DIRI PADA REMAJA DENGAN ORANGTUA YANG BERCERAI (Sebuah Studi Kualitatif Fenomenologis) Cynthia Heni Wulandari; Achmad Mujab Masykur
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2015.13005

Abstract

Perceraian yang terjadi pada kedua orangtua menyebabkan kondisi psikis anak dan remaja berpotensi mengalami gangguan berupa kesedihan, ketakutan dan kemarahan. Seiring berjalannya waktu sebagian besar remaja mampu mengatasi masalah-masalah tersebut dengan menyesuaikan keadaan dirinya terhadap reaksi-reaksi di lingkungan sekitarnya. Penelitian ini mengkaji tentang penyesuaian diri pada remaja dengan orangtua yang bercerai menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara mendalam dengan subjek. Data tersebut dianalisis menggunakan metode eksplikasi data (Subandi, 2009). Subjek penelitian berjumlah tiga orang yang diperoleh dengan menggunakan teknik purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penyesuaian diri pada remaja dengan orangtua yang bercerai terbagi menjadi tiga episode: 1) Episode sebelum perceraian kedua orangtua dari ketiga subjek mengenai latar belakang masing-masing kondisi keluarga subjek dan interaksi subjek dengan lingkungan sekitar: 2) Episode krisis perceraian kedua orangtua subjek mengenai awal permasalahan, bukti perceraian dan perasaan subjek mengenai perceraian kedua orangtuanya: 3) Episode setelah perceraian kedua orangtua subjek mengenai hal-hal yang terjadi pada subjek setelah perceraian kedua orangtuanya dan interaksi subjek dengan lingkungan sekitar. Ketiga subjek berusaha menyesuaikan diri dengan dengan mencoba menerima kenyataan atas perceraian kedua orangtuanya. Subjek memiliki hubungan interpersonal yang baik dengan teman-temannya, mampu mengatasi stres dan kecemasan serta dapat mengekspresikan emosinya dengan baik. Dukungan sosial membantu subjek untuk melakukan usaha penyesuaian diri.