Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PRODUKSI DAN APLIKASI ARANG KOMPOS BIOAKTIF DI LAHAN PERTANIAN SEBAGAI MODEL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Nur Adi Saputra; Gusmailina Gusmailina; Sri Komarayati; Gustan Pari
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 40, No 2 (2022): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2022.40.2.49–60

Abstract

Pemberdayaan masyarakat telah dilakukan di sekitar pesantren Kumala Lestari, Desa Sukaresmi Kabupaten Cianjur, Indonesia. Masyarakat dilibatkan dalam pembuatan arang kompos bioaktif (ARKOBA) dan aplikasinya di lahan pertanian. Studi dilakukan dengan membandingkan hasil padi yang menggunakan pupuk–pestisida kimia dan aplikasi ARKOBA–asap cair. Efektivitas hasil diukur dengan produktivitas tanaman padi per hektar setelah 4 bulan. Studi dilakukan dengan produksi biochar dari limbah kayu industri penggergajian menggunakan reaktor drum-modifikasi. Temperatur reaktor adalah 400–450°C, dengan retensi 6–8 jam. Proses produksi menghasilkan arang dan asap cair. Produksi ARKOBA dilakukan melalui pencampuran kompos: arang: aktivator, dengan komposisi 85%: 10%: 5%. Dosis ARKOBA yang diberikan adalah 400 kg/1000 m2. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa produktivitas padi menggunakan ARKOBA–asap cair lebih tinggi dari produktivitas padi pupuk–pestisida kimia. Produktivitas padi tercatat sebanyak tercatat 3,2 ton/ha dibandingkan 2,98 ton/ha di demplot Ciranjang dan 4 ton/ha berbanding 3,1 ton/ha di demplot Sukaresmi. Aplikasi ARKOBA mampu memberikan surplus sekitar 7,4–29% daripada aplikasi pupuk kimia dan menjadi teknologi yang direkomendasikan untuk peningkatan produktivitas padi.
PRODUKSI DAN APLIKASI ARANG KOMPOS BIOAKTIF DI LAHAN PERTANIAN SEBAGAI MODEL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Nur Adi Saputra; Gusmailina Gusmailina; Sri Komarayati; Gustan Pari
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 40, No 2 (2022): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2022.40.2.49–60

Abstract

Pemberdayaan masyarakat telah dilakukan di sekitar pesantren Kumala Lestari, Desa Sukaresmi Kabupaten Cianjur, Indonesia. Masyarakat dilibatkan dalam pembuatan arang kompos bioaktif (ARKOBA) dan aplikasinya di lahan pertanian. Studi dilakukan dengan membandingkan hasil padi yang menggunakan pupuk–pestisida kimia dan aplikasi ARKOBA–asap cair. Efektivitas hasil diukur dengan produktivitas tanaman padi per hektar setelah 4 bulan. Studi dilakukan dengan produksi biochar dari limbah kayu industri penggergajian menggunakan reaktor drum-modifikasi. Temperatur reaktor adalah 400–450°C, dengan retensi 6–8 jam. Proses produksi menghasilkan arang dan asap cair. Produksi ARKOBA dilakukan melalui pencampuran kompos: arang: aktivator, dengan komposisi 85%: 10%: 5%. Dosis ARKOBA yang diberikan adalah 400 kg/1000 m2. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa produktivitas padi menggunakan ARKOBA–asap cair lebih tinggi dari produktivitas padi pupuk–pestisida kimia. Produktivitas padi tercatat sebanyak tercatat 3,2 ton/ha dibandingkan 2,98 ton/ha di demplot Ciranjang dan 4 ton/ha berbanding 3,1 ton/ha di demplot Sukaresmi. Aplikasi ARKOBA mampu memberikan surplus sekitar 7,4–29% daripada aplikasi pupuk kimia dan menjadi teknologi yang direkomendasikan untuk peningkatan produktivitas padi.