Indra Lesmana - -, Indra Lesmana -
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH AKSES INTERNET DAN MOTIVASI BERKULIAH TERHADAP KESIAPAN MENJADI GURU PROFESIONAL DIKALANGAN MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI FKIP UKSW -, Alex Ch. D. Mira Kaho -; -, Indra Lesmana -; -, Susi Hernawati Silalahi -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, seorang guru yang profesional perlu memiliki 4 kompetensi, yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional. Keempat kompetensi tersebut dapat dibangun melalui berbagai cara, salah satunya dengan berkuliah di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur pengaruh akses internet dan motivasi berkuliah terhadap kesiapan menjadi guru profesional dikalangan mahasiswa Pendidikan Ekonomi FKIP UKSW. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif. Data dikumpulkan dengan teknik angket yang dibagi kepada sampel mahasiswa sebanyak 41 orang. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akses internet berpengaruh positif terhadap kesiapan mahasiswa menjadi guru profesional. Nilai beta variabel akses internet sebesar 0,085 dengan nilai t 2,193 yang signifikan pada tingkat kesalahan 0,034 (lebih kecil dari 0,05) yang berarti H0 ditolak atau ada pengaruh positif akses internet terhadap kesiapan menjadi guru profesional. Sedangkan nilai beta variabel motivasi sebesar 0,077, dan nilai t 1,090 yang signifikan pada tingkat kesalahan 0,282 (lebih besar dari 0,05) yang berarti H0 diterima, atau tidak ada pengaruh motivasi terhadap kesiapan menjadi guru profesional. Koefisien determinasi dari akses internet sebesar 0,11 yang berarti akses internet dapat menjelaskan kesiapan menjadi guru profesional sebesar 11%. Sedangkan koefisien determinasi dari pengalaman organisasi sebesar 0,03 yang berarti pengalaman organisasi dapat menjelaskan kesiapan menjadi guru profesional sebesar 3%. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada program studi Pendidikan Ekonomi untuk memberikan fasilitas lebih dalam hal akses internet untuk mencetak lulusan sebagai guru yang profesional. Kata kunci: akses internet, motivasi, kesiapan, guru professional
PENGARUH AKSES INTERNET DAN MOTIVASI BERKULIAH TERHADAP KESIAPAN MENJADI GURU PROFESIONAL DIKALANGAN MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI FKIP UKSW -, Alex Ch. D. Mira Kaho -; -, Indra Lesmana -; -, Susi Hernawati Silalahi -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.431 KB)

Abstract

Berdasarkan Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, seorang guru yang profesional perlu memiliki 4 kompetensi, yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional. Keempat kompetensi tersebut dapat dibangun melalui berbagai cara, salah satunya dengan berkuliah di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur pengaruh akses internet dan motivasi berkuliah terhadap kesiapan menjadi guru profesional dikalangan mahasiswa Pendidikan Ekonomi FKIP UKSW. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif. Data dikumpulkan dengan teknik angket yang dibagi kepada sampel mahasiswa sebanyak 41 orang. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akses internet berpengaruh positif terhadap kesiapan mahasiswa menjadi guru profesional. Nilai beta variabel akses internet sebesar 0,085 dengan nilai t 2,193 yang signifikan pada tingkat kesalahan 0,034 (lebih kecil dari 0,05) yang berarti H0 ditolak atau ada pengaruh positif akses internet terhadap kesiapan menjadi guru profesional. Sedangkan nilai beta variabel motivasi sebesar 0,077, dan nilai t 1,090 yang signifikan pada tingkat kesalahan 0,282 (lebih besar dari 0,05) yang berarti H0 diterima, atau tidak ada pengaruh motivasi terhadap kesiapan menjadi guru profesional. Koefisien determinasi dari akses internet sebesar 0,11 yang berarti akses internet dapat menjelaskan kesiapan menjadi guru profesional sebesar 11%. Sedangkan koefisien determinasi dari pengalaman organisasi sebesar 0,03 yang berarti pengalaman organisasi dapat menjelaskan kesiapan menjadi guru profesional sebesar 3%. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada program studi Pendidikan Ekonomi untuk memberikan fasilitas lebih dalam hal akses internet untuk mencetak lulusan sebagai guru yang profesional. Kata kunci: akses internet, motivasi, kesiapan, guru professional