Yulia Suriyanti - -, Yulia Suriyanti -
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

"EMOTIONAL LEARNING" SEBAGAI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER -, Yulia Suriyanti -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.913 KB)

Abstract

Pembelajaran merupakan proses adaptasi, penyesuaian yang berlangsung secara progresif. Dalam proses pembelajaran melibatkan berbagai komponen dari individu yang belajar, baik fisik dan kejiwaan yang meliputi perasaan, pikiran, pengalaman, bahasa tubuh dan emosi. Dalam pendidikan karakter dikenal dengan istilah pendidikan moral, pendidikan budi pekerti, pendidikan akhlak dan pendidikan nilai. Dalam pelaksanaannya pendidikan karakter dirancang dengan memperhatikan karakteristik peserta didik. Hal tersebut bertujuan untuk menemukan potensi peserta didik, merancang pembelajaran dengan berlatarbelakang karakteristik peserta didik dan tentunya agar tujuan dari pendidikan karakter tersebut dapat tercapai. Adanya keterlibatan emosi dalam pendidikan karakter, muncul asumsi yang menyatakan bahwa pendidikan tersebut akan tercapai apabila pembelajaran lebih difokuskan pada emosi daripada pembelajaran yang fokus pada intelektual. Fokus pembelajaran dengan mengutamakan emosi anak akan berdampak pada arah, bentuk ataupun rancangan pembelajaran berbasis emosi. Bahkan kondisi pembelajaran hendaknya juga diarahkan untuk lebih banyak melibatkan emosi anak dan guru. Emosi merupakan suatu perasaan dan pikiran yang khas, suatu keadaan biologis dan psikologis dan serangkaian kecenderungan untuk bertindak. Emosi pada dasarnya adalah dorongan untuk bertindak. Dengan terciptanya emosi yang positif dari pendidik dan peserta didik maka proses pembelajaran akan lebih dalam dan bermakna.Kata Kunci: emotional  learning, pendidikan karakter