Aslina Polinda Napitupulu
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peluang, Tantangan dan Problematika Pendidikan Luar Sekolah Suriyani Suriyani; Aslina Polinda Napitupulu; Nadia Armyliyanda; Murni Emayanti
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2021): Juni-September
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.69 KB) | DOI: 10.56832/edu.v1i2.103

Abstract

Pendidikan luar sekolah sebenarnya sudah ada sebelum pendidikan formal lahir. Pendidikan luar sekolah (PLS) sesungguhnya bukan merupakan hal yang baru dalam kehidupan manusia.Pendidikan luar sekolah berjalan sesuai dengan peradaban manusia yang diwujudkan melalui berbagai kegiatan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Program Pendidikan luar sekolah sebagai alternatif pertama yang digunakan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat, khususnya masyarakat miskin.Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mungkin menjadi peluang,tantangan dan problematika pendidikan luar sekolah. Dengan bersumber dari berbagai jurnal dan penelitian sebelumnya yang juga berfokus pada Pendidikan Luar sekolah, penulis mengadopsi beberapa teori yang sesuai dengan permasalahan di jurnal ini. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwapendidikan nonformal akan lebih mudah untuk masuk dan berkembang pada seluruh lapisan masyarakat jika masyarakat itu sendiri bersedia menerima perubahan yang terjadi dan juga Upaya untuk memahamkan pentingnya pendidikan non formal sudah tidak perlu disinggung lebih jauh karena mereka seyogyanya sudah tahu pentingnya pendidikan bagi kehidupan.Tantangan yang dihadapi tak kalah menarik dari peluang pendidikan nonformal di kota. Masyarakat yang beragam kadang melahirkan ketidaksamaan cara pandang, berbeda persepsi dan tujuan dalam pelaksanaan pendidikan nonformal. Banyak sekali faktor yang menjadikan rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia.