Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES

Epistemologi Ta’wil al-Qur’an: Sistem Interpretasi al-Qur’an Menurut Ibn Qutaybah Syamsul Wathani
JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Qur'an and Hadith Academic Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.049 KB) | DOI: 10.15408/quhas.v4i1.2281

Abstract

Artikel ini mendiskusikan ta’wil sebagai sistem interpretasi. Ia berusaha untuk memformulasikan ta’wil secara epistemologis sebagai sistem yang berbeda. Ta’wil di sini dideduksi dari pemikiran Ibn Qutaybah di dalam karyanya Ta’wil Mushkil al-Qur’an dan Ta’wil Mukhtalif al-Hadith. Pemikirannya tentang interpretasi akan dikaji dengan menggunakan teori hermeneutika dan epistemologi. Artikel ini bertujuan untuk memformulasikan pemikiran Ibn Qutaybah dalam skema sistematis sehingga metode ta’wil al-Qur’an yang akadamik dapat disimpulkan darinya.
Paradigma Sintesis Tafsir Teks Al-Qur’an Menimbang Hermeneutika Pemaknaan Teks Jorge J.E Gracia Sebagai Teori Penafsiran Tekstual al-Qur’an Syamsul Wathani
JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Qur'an and Hadith Academic Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1001.259 KB) | DOI: 10.15408/quhas.v5i1.13418

Abstract

Artikel ini membahas konsep hermeneutika pemaknaan teks Jorge J.E Gracia sebagai teori penafsiran tekstual al-Qur’an, dengan tiga poin pokok bahasan: (i) narasi tekstualitas al-Qur’an sebagai obyek penafsiran (ii) hermeneutika teks Jorge J.E Gracia dan (iii) paradigma tafsir tekstual terhadap al-Qur’an.  Pola kajian artikel ini diarahkan pada analisis interpretatif-strukturasi,  dengan melakukan analisis isi (content analysis) pada karya utama tokoh. Artikel ini menemukan bahwa: (1) Konsep teks al-Qur’an atau al-Naṣṣ adalah kesadaran utama, sebab al-Qur’an adalah sesuatu terbaca/tersentuh (al-Maktūb), ia memiliki entitas hurf, al-Qur’an, al-kitab, ayat, kalimat dan al-risalah.  (2) Nalar hermeneutis pemaknaan teks ala Gracia mengurai kesalahpahaman (misunderstanding) teks, dengan metode the development of textual interpretation, untuk menjembatani kesejarahan teks dengan keadaan audiens. (3) Paradigma tafsir tekstual dengan konsep “al-nash” bekerja dengan menekankan pada adanya pemahaman yang baik atas teks, audiens, konteks, karena teks al-Qur’an itu tidak sebatas tertulis dalam sebuah bentuk (form), ia begitu kompleks, ia sebuah konstruksi (construction), kombinasi (combination) dan korelasi (correlation).