Dede Fitriani Choirunisa*, Lita Tyesta A.L.W., Amalia Diamantina
Fakultas Hukum, Diponegoro University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELAKSANAAN TUGAS DAN WEWENANG KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK DALAM MENINGKATKAN PERLINDUNGAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK DI INDONESIA (STUDI PERBANDINGAN PERIODISASI KABINET TAHUN 2010-2014 DENGAN KABINET TAHUN 2015-2019) Dede Fitriani Choirunisa*, Lita Tyesta A.L.W., Amalia Diamantina
Diponegoro Law Journal Vol 5, No 2 (2016): Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.166 KB)

Abstract

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP-PA) merupakan lembaga negara yang bertugas membantu Presiden dalam merumuskan kebijakan, koordinasi pelaksanaan kebijakan, maupun tugas lainnya terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Indonesia sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.Permasalahan perempuan dan anak merupakan permasalahan yang bersifat kompleks menyadari hal tersebut KPP-PA diberi amanat dan tugas serta tanggung jawab dalam menangani permasalahan yang bersinggungan dengan hak perempuan dan anak.Hal ini menarik penulis untuk mengetahui bagaimana arah kebijakan, program, hubungan tata kerja dengan lembaga daerah serta sejauh mana KPP-PA melakukan peningkatan perlindungan terhadap perempuan dan anak yang ditinjau melalui studi perbandingan periodisasi.Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan tujuan permasalahan pada penelitian ini dapat dijawab dengan menekankan pada ilmu hukum, peraturan perundang-undangan dan ketentuan-ketentuan lainnya. Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis. Metode pengumpulan data dengan studi kepustakaan. Metode analisis data yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan kuantitatif.Penelitian ini memberikan pemahaman terhadap pembaca mengenai arah kebijakan, program, hubungan tata kerja dengan lembaga daerah, dan perbandingan yang nampak pada periodisasi Kabinet Tahun 2010-2014 dengan Kabinet Tahun 2015-2019 untuk dijadikan bahan evaluasi dalam peningkatan perlindungan perempuan dan anak di Indonesia.