This Author published in this journals
All Journal e-GIGI Jurnal Ners
Vivie Indahwati, Vivie
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBANDINGAN STATUS KEBERSIHAN GIGI DAN MULUTPADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS SLB-B DAN SLB-C KOTA TOMOHON Indahwati, Vivie; Mantik, Max F. J.; Gunawan, Paulina N.
e-GiGi Vol 3, No 2 (2015): e-GiGi
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/eg.3.2.2015.9605

Abstract

Abstract: Special need children is children with disability mental, physical, and emotion which different with the normal children, thus their more needed parents help in keeping hygene especially oral hygene. Every disability they have influenced the behaviour of special need children in keeping their oral hygiene. This study aimed to obtain the difference of oral hygiene between special needs children in SLB-B and SLB-C in Tomohon.This was a descriptive analytical study. Samples were obtained by total sampling method. This study was conducted at SLB-B GMIM Damai Tomohon and SLB-C Katolik Santa Anna Tomohon. There were 101 children in this study. The results of independent t test showed that there were significant differences between the mean value of OHI-S status at SLB-B (1.86) and the mean value OHI-S status at SLB-B ( 2.50) with a P value of <0,05. Conclusion: Oral hygiene of SLB-B children was significantly better than of SLB-C children.Keywords: oral hygiene, special need childrenAbstrak: Anak berkebutuhan khusus merupakan anak yang memiliki keterbatasan mental, fisik dan emosi yang berbeda dengan anak normal, sehingga mereka memerlukan bantuan dalam menjaga kebersihan diri khusunya kebersihan gigi dan mulut. Perbedaan keterbatasan yang mereka miliki, memengaruhi perilaku anak berkebutuhan khusus dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana perbedaan status kebersihan gigi dan mulut pada anak berkebutuhan khusus di SLB-B dan SLB-C kota Tomohon, Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik. Pengambilan sampel penelitian ini secara total sampling. Pengambilan data dilaksanakan di SLB-B GMIM Damai Tomohon dan SLB-C Katolik Santa Anna Tomohon. Jumlah anak dalam penelitian sebanyak 101 anak. Hasil penelitian diolah dengan uji statistik t tidak berpasangan (independent t test).Dari uji statistik diperoleh bahwa terdapat perbedaan rerata yang bermakna, antara status OHI-S SLB-B dengan nilai rata-rata 1,86 dibandingkan status OHI-S SLB-C dengan nilai rata-rata 2,50 dan nilai p<0,05. Simpulan: Rerata status kebersihan gigi dan mulut SLB-B lebih baik secara bermakna dibandingkan dengan SLB-C.Kata kunci: kebersihan gigi dan mulut, anak berkebutuhan khusus
Motivational Interview (Mi) Terhadap Status Oral Hygiene Index – Simplified (Ohi-S) pada Ibu Hamil di Puskemas Sipatana, Kota Gorontalo Indahwati, Vivie; Jusuf, Herlina; Abdulkadir, Widysusanti
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52034

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan merupakan aspek penting yang sering diabaikan, padahal perubahan hormonal dapat meningkatkan risiko gingivitis dan penurunan kebersihan mulut. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada penerapan MI sebagai strategi promotif berbasis empati dalam bidang kedokteran gigi maternal di Indonesia, khususnya pada populasi ibu hamil dengan risiko tinggi gangguan mulut. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada penguatan motivasi intrinsik untuk perubahan perilaku berkelanjutan. MI berpotensi diintegrasikan sebagai model edukasi gigi dan mulut di layanan primer guna menurunkan insiden penyakit periodontal selama kehamilan serta meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Motivational Interviewing (MI) terhadap peningkatan pengetahuan dan perbaikan status Oral Hygiene Index – Simplified (OHI-S) pada ibu hamil di Puskesmas Sipatana, Kota Gorontalo. Desain penelitian menggunakan metode quasi experimental dengan rancangan Pretest–Posttest Nonequivalent Control Group Design melibatkan 30 responden (15 kelompok intervensi dan 15 kontrol). Intervensi MI diberikan empat sesi selama dua bulan dengan pendekatan konseling empatik yang menumbuhkan motivasi intrinsik untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut. Data dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan dan status kebersihan mulut kelompok intervensi dibandingkan kontrol (p<0,05). Setelah intervensi, 60% responden kelompok perlakuan mencapai tingkat pengetahuan baik, dan 60% memiliki status OHI-S baik, sedangkan pada kelompok kontrol peningkatan bersifat minimal. Kesimpulannya temuan ini menegaskan bahwa pendekatan MI lebih efektif dibanding edukasi konvensional karena membangun kesadaran internal dan rasa tanggung jawab terhadap perilaku kesehatan.