ABSTRAK Penulisan penelitian ini adalah tentang “ Strategi Bimbingan Kiai dalam Pembelajaran Qiro’at Imam Nafi’ riwayat Warsy “ terhadap santri Pondok Pesantren Al-Qur’an Al-Bidayah Cipongkor Bandung Barat dan faktor-faktor apa yang menjadi pendukung dan penghambat didalam memberikan bimbingan Qira’at Sab’ah para santri. Pada hakekatnya pemberian bimbingan Qira’at Sab’ah tidak lepas dari strateginya serta para pembimbing, santri, para orang tua dan masyarakat di wilayah penelitian. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/ verifikasi. Dan pengecekan keabsahan data menggunakan teknik trianggulasi teknik, sumber dan waktu. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa Pondok Pesantren Al-Qur’an Al-Bidayah Cipongkor Bandung Barat menggunakan strategi dalam bimbingan Qira’at Sab’ah yakni dengan 2 metode yang baik bagi para santrinya: (1} Metode jibril; dan (2) Metode Tallaqi/sorogan. Hal itu terbukti dengan banyaknya prestasi yang diraih. Dalam memberikan bimbingan, para pembimbing Pondok Pesantren tetap berpegang teguh terhadap materi yang telah ada, strategi dalam memberikan Bimbingan dan kegiatan-kegiatan yang menunjang dalam bimbingan al-Qur’an. Dalam melaksanakan bimbingan tersebut pihak Pondok Pesantren juga menghadapi beberapa faktor yakni faktor pendukung seperti 1) Dukungan orang tua santri dan pembimbing, 2) Adanya motivasi dari santri itu sendiri. 3) Santri mudah mendapatkan materil. Sedangkan faktor penghambatnya adalah; (1) Waktu bimbingan hanya kurang efektiv, (2) Tidak adanya sistem kelas untuk membedakan tingkatan bacaan, dan (3) Kurangnya perhatian dan tingkat kelancaran, serta kefasihan santri dalam bacaan al-Qur’an. Kata Kunci: Strategi Bimbingan, Pembelajaran Qiro’at, Imam Nafi’ Riwayat Warsy