Mielke Mondoringin, Mielke
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGUJIAN KUAT TARIK BELAH DAN KUAT TARIK LENTUR BETON RINGAN BERAGREGAT KASAR (BATU APUNG) DAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI SUBSTITUSI PARSIAL SEMEN Rahamudin, Rio Herdianto; Manalip, Hieryco; Mondoringin, Mielke
JURNAL SIPIL STATIK Vol 4, No 3 (2016): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton ringan merupakan beton yang berbobot ringan, dimana penggunaan beton ringan untuk bangunan semakin berkembang pesat. Hal ini disebabkan oleh kuat tekan beton ringan yang cukup tinggi namun mempunyai berat isi yang rendah. Unsur pokok dari beton ringan adalah agregat yang berupa agregat ringan. Pada penelitian ini digunkan batu apung dari koka teling sebagai agregat kasar pada campuran beton dan Abu Sekam Padi sebagai substitusi parsial semen yang bertujuan menaikkan kekuatan beton. Pembahasan berdasarkan data pengujian benda uji di laboratorium. Pengujian bertujuan untuk mengetahui kadar optimum penggunaan Abu sekam padi sebagai substitusi parsial semen yang berkaitan dengan kuat Tarik belah dan kuat Tarik lentur beton. Pengujian dilakukan terhadap tiga jenis variasi penambahan Abu sekam padi dan agregat normal yaitu 10%, 15%, dan 20%. Benda uji beton berbentuk silinder 100/200 mm dan balok 100x100x500 mm. Hasil pengujian menghasilkan beton ringan dengan berat isi 1440 kg/m3, dengan kuat tekan beton maksimum sebesar 14,59 Mpa, kuat Tarik belah dan kuat Tarik lentur beton yaitu 1,61 Mpa dan 3,48 Mpa pada kadar substitusi parsial ASP sebesar 15% dari berat semen. Kata Kunci : Beton Ringan, Batu Apung, Abu Sekam Padi, Substitusi Parsial, kuat Tarik belah, kuat Tarik Lentur
PENGARUH VARIASI DIMENSI BENDA UJI TERHADAP KUAT LENTUR BALOK BETON BERTULANG Manangin, Irmawati Indahriani; Sumajouw, Marthin D. J.; Mondoringin, Mielke
JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 9 (2015): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balok beton bertulang sebagai elemen struktur yang cukup besar perannya dalam memikul beban, terutama untuk memikul beban lentur. Dimensi penampang balok beton bertulang akan mempengaruhi balok tersebut dalam peranannya memikul beban lentur. Untuk pengujian kuat lentur, dimensi benda uji balok beton bertulang yang digunakan berukuran (100 100 800) mm, (140 140 800) mm, dan (170 170 800) mm dengan diameter tulangan yang digunakan adalah Ø6. Untuk pengujian kuat tekan menggunakan benda uji kubus berukuran (150 150 150) mm dengan kuat tekan rencana 25 MPa. Dari hasil penelitian diperoleh kuat tekan rata-rata sebesar 25,32 MPa. Kuat lentur rata-rata sebesar 17,494 MPa, 9,460 MPa, dan 4,784 MPa. Dari hasil hubungan antara kuat lentur dengan variasi dimensi benda uji menunjukan bahwa semakin besar dimensi benda uji, maka kuat lentur yang dihasilkan akan semakin kecil.   Kata kunci : Balok Beton Bertulang, Dimensi Benda Uji, Kuat Lentur