Oktarian Wisnu Lusantono
UPN Veteran Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS DAMPAK PENAMBANGAN BATU GRANIT TERHADAP PENINGKATAN DEBU (TSP) DAN KEBISINGAN DI IJIN USAHA PERTAMBANGAN (IUP) PT ABC Dewi Ayu Kusumaningsih; Oktarian Wisnu Lusantono; Barlian Dwinagara
Jurnal Inovasi Pertambangan dan Lingkungan Vol 2, No 1 (2022): Jurnal Inovasi Pertambangan dan Lingkungan
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.05 KB) | DOI: 10.15408/jipl.v2i1.24467

Abstract

Kegiatan penambangan batu granit di PT ABC menimbulkan dampak lingkungan seperti peningkatan debu dan kebisingan. Adanya rencana peningkatan produksi dari 6 juta ton/tahun menjadi 12 juta ton/tahun mengakibatkan perlunya analisis dampak lingkungan. Tujuan penelitian yaitu mengetahui kadar debu dan tingkat kebisingan saat kegiatan penambangan beroperasi, memprakirakan dampak peningkatan debu dan kebisingan saat peningkatan produksi, dan merekomendasi pengelolaan lingkungan untuk mengurangi dampak. Metode pengukuran debu menggunakan alat dust sampler, sedangkan kebisingan menggunakan alat sound level meter. Lokasi pengambilan sampel terdapat 7 (tujuh) titik yang meliputi lokasi penambangan, rencana penambangan, jalang angkut, pengolahan dan pemukiman sekitar. Hasil analisis data peningkatan debu dan kebisingan kemudian dibandingkan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 untuk debu dan MENLH Nomor Kep. 48/MENLH/11/1996 untuk tingkat kebisingan. Hasil penelitian menunjukkan kadar debu saat kegiatan penambangan dengan target produksi 6 juta ton/tahun masih memenuhi baku mutu lingkungan, sedangkan tingkat kebisingan terdapat lokasi yang melebihi nilai baku mutu lingkungan yaitu pada lokasi pemukiman. Analisis prakiraan dampak menunjukkan kadar debu dan kebisingan pada lokasi rencana penambangan melebihi baku mutu lingkungan. Upaya pengelolaan lingkungan yang dapat diupayakan oleh perusahaan dapat dilakukan melalui 3 (tiga) pendekatan yaitu pendekatan teknologi, sosial dan institusi.