Ivo Fatmala Sinaga
UIN Sumatera Utara Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Inovasi Pengembangan Pendidikan Luar Sekolah Aina Winiya; Indra Maulana; Ivo Fatmala Sinaga; Wan Muhammad Ichlasul Amal
MUDABBIR Journal Reserch and Education Studies Vol. 1 No. 2 (2021): Vol. 1 No. 2 Juli-Desember 2021
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.643 KB) | DOI: 10.56832/mudabbir.v1i2.77

Abstract

Dalam inovasi perkembangan teknologi dan informasi yang cepat dalam berbagai aspek kehidupan termasuk dalam pendidikan luar sekolah, merupakan suatu upaya untuk menjembatani masa sekarang dan masa yang akan datang dengan jalan memperkenalkan pembaruan-pembaruan yang cenderung mengejar efisiensi dan efektifitas. Pembaharuan mengiringi perputaran jaman yang tak henti-hentinya berputar sesuai dengan kurung waktu yang telah ditentukan, kebutuhan akan layanan individual terhadap peserta didik dan perbaikan kesempatan belajar, telah menjadi pendorong utama timbulnya pembaharuan Pendidikan Luar Sekolah. Oleh karena itu, lembaga Pendidikan Luar Sekolah harus mampu mengantisipasi perkembangan tersebut dengan terus-menerus dengan mengupayakan suatu program yang sesuai dengan perkembangan anak, perkembangan jaman, situasi, kondisi dan kebutuhan peserta didik. Sesuatu ide, produk, informasi teknologi,kelembagaan, perilaku, nilai- nilai, dan praktek-praktek baru yang belum banyak diketahui, diterima, dan digunakan, diterapkan,dilaksanakan oleh sebagian besar warga masyarakat dalam suatu lokalitas tertentu, yang dapat digunakan atau mendorong terjadinya perubahan- perubahan di segala aspek kehidupan masyarakat demi selalu terwujudnya perbaikan- perbaikaan mutu hidup setiap individu dan seluruh warga masyarakat yang bersangkutan. Pengertian baru yang melekat pada istilah inovasi tersebut bukan selalu berarti baru diciptakan, tetapi dapat berupa sesuatu yang sudah lama dikenal, diterima, atau digunakan dan diterapkan oleh masyarakat di luar sistem sosial yang menganggapnya sebagai sesuatu yang masih baru. Pengertian baru juga tidak selalu harus datang dari luar, tetapi dapat berupa teknologi setempat (indegenuoustechnology) atau kebiasaan setempat (kearifan tradisional) yang sudah lama.