This Author published in this journals
All Journal Jurnal Randai
Prasetya Putra Nugraha
Politeknik Harapan Bersama Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SEKOLAH GURU BANGSA (SGB) POLITEKNIK HARAPAN BERSAMA SEBAGAI UPAYA DALAM MENANAMKAN JIWA NASIONALISME Prasetya Putra Nugraha
JURNAL RANDAI Vol. 2 No. 1 (2021): July
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.301 KB) | DOI: 10.31258/randai.2.1.p.58-66

Abstract

Nasionalisme menjadi suatu keharusan bagi segenap bangsa sebagai wujud dalam membela bangsa dan negara. Kekuatan utama nasionalisme adalah pada rasa cinta tanah air yang diupayakan melalui penanaman semangat juang, patriotisme, rela berkorban, serta setia pada Pancasila dan UUD 1945. Penanaman semangat juang dan patriotisme dapat dilakukan dengan meneladani kiprah dan semangat juang para tokoh pendiri bangsa. Sekolah Guru Bangsa (SGB) Politeknik Harapan Bersama merupakan suatu program yang dilaksanakan oleh Bidang Kemahasiswaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengupas tuntas sepak terjang dan pemikiran tokoh pendiri bangsa yang dapat dijadikan sebagai spirit perjuangan dan inspirasi generasi penerus bangsa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan pustaka dan diskusi. Beberapa tokoh pendiri bangsa yang dibahas adalah mereka yang tergolong sebagai guru bangsa yang memiliki fondasi pemikiran yang masih relevan dengan kondisi bangsa pada saat ini serta menjadi acuan para generasi penerus dalam melanjutkan perjuangan dalam mengisi kemerdekaan, mereka antara lain HOS Tjokroaminoto, H. Agus Salim, Soekarno, dan Moh.Hatta. Adanya SGB ini diharapkan masyarakat mengenal lebih dekat tokoh serta mengambil keteladanan agar terbangun karakter yang sesuai dengan jati diri bangsa, dengan tumbuhnya karakter bangsa maka akan muncul jiwa nasionalisme. Sehubungan adanya pandemik maka acara ini diselenggarakan dalam bentuk diskusi online