Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEBIJAKAN ATAS PIUTANG PT BRI (PERSERO) TBK PADA MASA PANDEMI Sarah Annisa Sinaga; Syanni Yustiani
Widyagama National Conference on Economics and Business (WNCEB) Vol 2, No 1: WNCEB 2021
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.956 KB) | DOI: 10.31328/wnceb.v2i1.3201

Abstract

AbstrakArtikel ini berusaha menganalisis praktik PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dalam melakukan pencatatan dan penagihan piutangnya pada masa sebelum pandemi (tahun 2019) dan saat pandemi (tahun 2020). Untuk menganalisis fenomena tersebut penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dan kualitatif dalam menganalisis fenomena yang diteliti. metode pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dan metode dokumentasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa PT BRI (Persero) Tbk mengimplementasikan POJK terkait pandemi dengan menetapkan garis besar arah kebijakan yang terdiri dari asset quality, operational efficiency, dan selective growth serta melakukan restrukturisasi terhadap debitur terdampak covid-19 dengan skema perpanjangan jangka waktu, penurunan suku bunga, penundaan pokok, dan penundaan bunga.Kata Kunci: Piutang, Penagihan Piutang Abstract This article seeks to analyze the practice of PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk in recording and billing its receivables in the period before the pandemic (in 2019) and during the pandemic (in 2020). To analyze these phenomena the study uses case study and qualitative approaches in analyzing the phenomena studied. The data collection methods used are literature studies and documentation methods. This research shows that PT BRI (Persero) Tbk implemented the pandemic-related POJK by setting an outline of policy direction consisting of asset quality, operational efficiency, and selective growth and restructuring debtors affected by covid-19 with a term extension scheme, interest rate reduction, principal delay, and interest delay.Keywords: Receivables, Receivable Billing
PENERAPAN AKUNTANSI ASET BIOLOGIS PADA PT MALINDO FEEDMILL Tbk Anggita Puspita Sari; Syanni Yustiani
Widyagama National Conference on Economics and Business (WNCEB) Vol 2, No 1: WNCEB 2021
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.898 KB) | DOI: 10.31328/wnceb.v2i1.3200

Abstract

AbstrakArtikel ini menganalisis penerapan Akuntansi Aset Biologis PT Malindo Feedmill Tbk.  Untuk menganalisis fenomena tersebut penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dan kualitatif dalam menganalisis fenomena yang diteliti. metode pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dan metode dokumentasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa Kebijakan akuntansi aset biologis yang diterapkan perusahaan berpedoman pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan 69 tentang agrikultur. Perusahaan menerapkan PSAK 69 untuk pengakuan, pengukuran, penyajian hingga pengungkapan aset biologis. Pengungkapkan informasi mengenai aset biologis berupa hewan yang telah  dicantumkan oleh perusahaan meliputi kebijakan akuntansi, jumlah aset biologis, perubahan nilai wajar, rekonsiliasi perubahan jumlah tercatat aset biologis antara awal dan akhir periode berjalan. Masih terdapat perbedaan antara praktek yang terjadi dengan PSAK 69 dikarenakan perusahaan masih melakukan penyesuaian untuk menerapkan PSAK 69 secara utuh.Kata Kunci: Akuntansi, Aset, Aset biologis, PSAK 69 Abstract This article analyzes the application of Biological Asset Accounting of PT Malindo Feedmill Tbk.  To analyze these phenomena the study uses case study and qualitative approaches in analyzing the phenomena studied. The data collection methods used are literature studies and documentation methods. This research shows that the biological asset accounting policy applied by the company is guided by Statement of Financial Accounting Standards 69 on agriculture. The Company applies PSAK 69 for recognition, measurement, presentation to disclosure of biological assets. Disclosure of information about biological assets in the form of animals that have been listed by the company includes accounting policies, the number of biological assets, changes in fair value, reconciliation of changes in the carrying amount of biological assets between the beginning and end of the current period. There is still a difference between the practice that occurs with PSAK 69 because the company is still making adjustments to implement PSAK 69.Keywords: Accounting, Assets, Biological Assets, PSAK 69