Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Pemberian Tablet Fe pada Remaja Putri di SMK Ma’arif Karya Mukti Hikmatul Khoiriyah; Tri Susanti; Erma Mariam; Nurma Hidayati
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.383 KB) | DOI: 10.32509/abdimoestopo.v5i2.1981

Abstract

Anemia merupakan permasalahan gizi utama yang terjadi diseluruh dunia, diperkirakan 600 juta anak pra sekolah dan usia sekolah mengalami anemia. WHO menyebutkan 409-595 juta orang menderita anemia dengan rentang usia 15-19 tahun. Angka prevalensi anemia di Asia pada wanita usia 15–45 tahun mencapai 191 juta orang. Indonesia menempati urutan ke- 8 dari 11 negara di Asia dengan prevalensi anemia sebanyak 7,5 juta orang pada usia 10–19 tahun. Prevalensi anemia di Indonesia tahun 2018 mengalami peningkatan pada kelompok usia 15-24 tahun. SMK Ma’arif Karya Mukti memiliki 9 kelas dengan jumlah keseluruhan siswa 106 orang. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk melakukan optimalisasi pemberian tablet Fe pada remaja putri di SMK Karya Mukti. Pelaksanaan kegiatan ini observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, desain pre-experimental dan rancangan one group pre-test post-test design. Rsponden berjumlah 50 orang dengan kriteria; bersedia menjadi responden, remaja putri berusia 14-19 tahun, dan tidak sedang sakit. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Ma’arif Karya Mukti pada Bulan Februari 2022. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan anemia pada remaja putri, yaitu pengetahuan, pendapatan orang tua, pendidikan orang tua, status gizi, menstruasi. Perlu dilakukan identifikasi lebih lanjut penyebab terjadinya anemia yang dialami remaja putri di SMK Ma’arif Karya Mukti.
Penyuluhan Efektifitas Penggunaan Alat Kontrasepsi Intera Uterine Devices (IUD) di Posyandu Ganjar Agung Anisa Purwanggi; Nurma Hidayati; Meri Liandani; Hikmatul Khoiriyah; Tri Susanti
SINAR SANG SURYA Vol 7, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v7i2.2793

Abstract

ABSTRAK  Keluarga Berencana merupakan upaya mengendalikan kelahiran anak, jarak serta usia ideal melahirkan, mengendalikan kehamilan, melalui promosi, perlindungan, serta bantuan sesuai dengan hak reproduksi guna mewujudkan keluarga yang berkualitas. Pengaturan kehamilan merupakan upaya untuk membantu pasangan suami istri untuk melahirkan pada usia yang ideal, mempunyai jumlah anak, serta mengendalikan jarak kelahiran anak yang ideal dengan menggunakan metode, perlengkapan, serta alat kontrasepsi. Pemakaian alat kontrasepsi dapat dilakukan dengan menggunakan dua metode yaitu Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dan Metode Kontrasepsi Jangka Pendek (non-MKJP), Jenis metode yang termasuk ke dalam Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) adalah kontrasepsi mantap pria dan wanita (tubektomi dan vasektomi), Implant dan Intra Uterine Device (IUD). IUD merupakan salah satu MKJP yang paling sedikit menimbulkan keluhan atau masalah dibandingkan dengan pil, suntik, serta susuk KB. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan penyuluhan kepada ibu terkait penggunaan alat kontrasepsi IUD. Pelaksanaan kegiatan ini observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Peserta yang hadir di posyandu ganjar agung berjumlah 22 responden dengan kriteria usia 24-35 tahun. Kegiatan ini dilaksanakan pada 22 Mei 2023. Hasil pengabdian didapatkan setelah mendapatkan penyuluhan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan responden tentang alat kontrasepi IUD.Kata kunci : Penyuluhan,  Pengetahuan ibu, Kontrasepsi intra uterine Device (IUD)ABSTRACT Keluarga Berencana (KB) is an effort to control child birth, distance and ideal age of childbirth, control pregnancy, through promotion, protection, and assistance in accordance with reproductive rights to create a quality family. Pregnancy regulation is an effort to help married couples to give birth at the ideal age, have the number of children, and control the ideal birth distance of children using methods, equipment, and contraceptives. The use of contraceptives can be done using two methods, namely the  Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) and Metode Kontrasepsi Jangka Pendek (non-MKJP), The types of methods included in Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) are steady contraception of men and women (tubeectomy and vasectomy), Implant and Intra Uterine Device (IUD). IUD is one of the MKJP that causes the least complaints or problems compared to pills, injections, and birth control implants. The purpose of this activity is to provide counseling to mothers regarding the use of IUD contraceptives. The implementation of this activity is observational analytic with a cross sectional approach. Participants who attended the Ganjar Agung posyandu amounted to 22 respondents with age criteria of 24-35 years. This activity will be held on May 22, 2023. The results of the service were obtained after receiving counseling that there was an increase in respondents' knowledge about IUD contraceptives.Keyword : Counseling, Knowledge, Contraception, Intrauterine Contraceptive Device (IUD)