Proses pemesinan adalah proses manufaktur yang melibatkan geseran antara pahat dan benda kerja logamsehingga menghasilkan panas. Panas ini mempengaruhi keausan pahat dan kualitas permukaan produk, untuk itudiperlukan cairan pendingin (cutting fluid/coolant) untuk mendinginkan pahat dan benda kerja logam tersebut.Penelitian ini merancang bangun sistem refrigerasi untuk pendinginan cutting fluid (coolant) pada prosespemesinan logam. Kemudian dilakukan pengujian untuk mendapatkan data tentang temperatur yang dapat dicapaioleh cairan pendingin/cutting fluid dan kapasitas pendinginan serta kinerja dari sistem refrigerasi untuk pendingincutting fluid/coolant. Hasil yang diperolah adalah koefisien kinerja sistem refrigerasi pendingin coolant sebesar5,82; kapasitas pendinginan yang terpakai sebesar 1,445 KW; Konsumsi Daya 770 Watt; waktu pencapaiantemperatur setting (chilling time) sebesar 22 menit. Kemudian juga diperoleh hasil bahwa penggunaan sistemrefrigerasi untuk pendinginan coolant menurunkan temperatur pahat sampai 26oC, dibandingkan dengantemperatur pahat pada pemotongan logam tanpa pendinginan coolant (sebesar 48oC), maupun temperatur pahatyang didinginkan coolant tanpa sistem refrigerasi (39oC).