Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

SISTEM PENGHINDAR TABRAKAN DEPAN-BELAKANG KOOPERATIF BERBASIS LOGIKA FUZZY Bulan Fatimah Rahmat; Noor Cholis Basjaruddin; Didin Saefudin
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.691 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1384

Abstract

Sistem penghindar tabrakan depan-belakang kooperatif dirancang sehingga dapat mengirimkan data berupa perubahan kecepatan dan nilai output fuzzy menggunakan komunikasi dengan modul radio frequency, diharapkan kendaraan lebih kooperatif dengan menggunakan Vehicle to Vehicle Communication. Sistem CRCAS (Cooperative Rear-End Collision Avoidance System) atau sistem penghindar tabrakan depan-belakang kooperatif antar kendaraan melengkapi fitur pada driverless car. Sistem ini dapat menghindarkan terjadinya tabrakan depan-belakang (sundulan) pada mobil, ketika mobil sedang berjalan dan secara tiba – tiba terjadi pengurangan kecepatan pada mobil di depannya. Lane Keeping Assistance membantu pengemudi agar kendaraan tetap berada pada jalurnya. Sistem ini diaplikasikan pada mobil radio control yang bekerja dengan sensor PING sebagai sensor jarak, Arduino Mega sebagai mikrokontroler, dan motor servo sebagai pengatur arah mobil. Metode yang digunakan pada sistem ini adalah fuzzy logic. Hasil pengujian berupa kecepatan berbeda (cepat, lambat, sedang) pada tiga posisi jarak (dekat, sedang, dan jauh), output sistem berupa pengereman atau pengurangan kecepatan yang menunjukkan hasil kendali dapat bekerja sesuai dengan desain dengan rata- rata presetasi keberhasilan Lane Keeping Assistance sebesar 75% dan presentasi keberhasilan rata-rata dari sistem CRCAS yaitu 88,9%..
Alat Pengukur Tanda Vital Pada Tubuh dan Tingkat Stres Menggunakan Metode Sensor Fusion Febian Syahbarudin; Noor Cholis Basjaruddin; Ediana Sutjiredjeki
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.195 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1422

Abstract

Dewasa ini tingkat kesadaran masyarakat dalam melakukan pengecekan kesehatan cenderung masih kurang. Pengecekan kesehatan di sini mengacu pada dua parameter penting yaitu kesehatan fisik dan jiwa. Kesehatan fisik dapat diukur berdasarkan parameter kesehatan tanda-tanda vital seseorang sedangkan kesehatan jiwa dapat diukur berdasarkan prevalensi gangguan emosional seseorang seperti depresi, cemas dan stres. Namun pada saat ini umumnya perangkat medis yang digunakan untuk mengukur kedua parameter tersebut masih berbentuk terpisah sehingga dinilai kurang efektif. Oleh karena itu, Alat yang dibuat ini mampu membaca detak jantung, suhu tubuh, saturasi oksigen, dan GSR(Galvanic Skin Response). Alat yang dibuat menggunakan data dari pembacaan sensor sumber yang berbeda tersebut untuk memutuskan status kesehatan tanda vital dan tingkat stres pengguna. Oleh karena itu, untuk menyelesaikan masalah tersebut digunakan metode sensor fusion agar dapat menentukan keputusan akhir atau keluaran yang lebih unggul. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat realisasi dapat mengukur status kesehatan tanda vital dan tingkat stres menggunakan algoritma IF-THEN dan logika fuzzy dengan waktu pengukuran selama ±25 detik. Alat ini memiliki tingkat presisi pengukuran saturasi oksigen sebesar 99,7%, suhu tubuh sebesar 99,926% dan GSR sebesar 97,402%.
Pengembangan Sarung Tangan Elektronik Penerjemah Bahasa Isyarat Dengan Metode Sensor Fusion Muhamad Zahra Saputra; Noor Cholis Basjaruddin; Ediana Sutjiredjeki
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.842 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1429

Abstract

Bahasa isyarat memiliki keterbatasan yaitu hanya orang tertentu saja yang dapat mehamami, sehingga penyandang disabilitas tuli dan bisu mengalami kesulitan dalam berkomunikasi dengan orang normal. Dalam penelitian ini, direalisasikan sebuah alat bantu berupa sebuah sarung tangan elektronik yang berfungsi menerjemahkan bahasa isyarat dengan standar American Sign Language (ASL) untuk huruf A-Z dan angka 1-9. Sarung tangan ini dilengkapi sensor flex di setiap jari dan sebuah IMU yang dapat mendeteksi gerakan jari dan posisi tangan.. Metode yang digunakan untuk mengolah pembacaan sensor adalah sensor fusion, metode ini dipilih karena alat ini menggabungkan data dari 11 buah sensor yang sumber dan jenisnya berbeda, agar mampu menghasilkan output data huruf dan angka yang sesuai. Hasil pengujian melalui program pada komunikasi serial menunjukkan bahwa, alat ini mampu mendeteksi gerakan bahasa isyarat dengan tingkat keterbacaan huruf  A sebesar 70%, E, F, K, L, W ,G,H,I, sebesar 50%,, huruf D,P,X,Z,R,Y sebesar 60%, huruf B,C,M.N,O,G,H,I,J,K sebesar 50%, angka 1 sebesar 60%, angka 2,3,5,6,7,8,9 sebesar 90%, dan angka 4 sebesar 50 %.
Sistem Kendali Kendaraan Beriringan Berbasis Kendali Kooperatif Moch.Adji Ilham Akbar; Noor Cholis Basjaruddin; Didin Saefudin
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.206 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1482

Abstract

Vehicle Platooning Control System Based on Cooperative Control adalah sistem yang berfungsi untuk menjaga jarak beberapa (3 atau lebih)  mobil sesuai dengan yang telah ditentukan oleh pengemudi atau oleh mobil yang berada didepannya.  Sistem ini merupakan sistem yang dikembangkan dari sistem CACC (Cooperative Adaptive Cruise Control). Masalah yang ada pada sistem CACC adalah delay respon mobil dan sistem CACC ini tidak dilengkapi dengan sistem pengereman mobil. Delay respon mobil berkurang karena mobil menyesuaikan jarak antar mobil dan kecepatan mobil didepannya. Pada penelitian ini sistem Vehicle Platooning Control System Based on Cooperative Control disimulasikan dengan menggunakan 4 mobil RC (remote control) skala 1:10 dengan 1 mobil sebagai leading vehicle dan 3 mobil sebagai following vehicle. Kendali kooperatif pada penelitian ini digunakan untuk menjaga jarak antar mobil RC.  Mobil RC ini dilengkapi dengan  sensor ultrasonic PING Parallax dan komunikasi wireless nRF24L01. Untuk pengendalinya yaitu Arduino Mega 2560 dengan menggunakan metode fuzzy logic untuk menentukan kecepatan mobil dan sistem active steering assistance for lane keeping ditambahkan ke dalam sistem ini agar mobil tetap pada jalurnya sehingga mencegah tabrakan samping  Hasil ujicoba yang dilakukan memiliki persentase keberhasilan sebesar 70% ketika posisi following vehicle tetap dan 60% ketika posisi following vehicle berubah – ubah.