Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kontrol RTU pada GH Manembo dengan Scada Jaringan Distribusi 20 KV Sistem Minahasa Samsu Tuwongkesong; Muchdar Daeng Patabo; Sukandar Sawidin; Julianus G. Daud; I Wayan E. P. Utama
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1278.967 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2043

Abstract

Pada Sistem Kelistrikan Minahasa penanganan gangguan dapat dilakukan secara cepat dengan menggunakan sistem pengaturan proteksi jarak jauh yang mampu memonitoring, kendali dan akuisi data secara real time. Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) terdapat sistem proteksi yang bekerja secara real time yang dapat dikendalikan dari jarak jauh sehingga mampu dijadikan solusi dari permasalahan yang terjadi dalam sistem distribusi agar penanganan terhadap gangguan dapat dilakukan dengan cepat. Tapi pada kenyataannya Sistem SCADA pada Remote Terminal Unit (RTU) yang ada di Gardu Hubung Manembo-Nembo kadang kala tidak bisa di kontrol oleh Master Terminal Unit (MTU) pada sistem SCADA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa penyebab terjadinya gangguan tersebut dan mencari jalan keluar untuk meminimalisir frekuensi terjadinya kegagalan eksekusi sehingga dapat meningkatkan keandalan dari sistem distribusi tersebut. Hasil pengujian menunjukkan bahwa gagal remote control disebabkan oleh sinyal provider komunikasi yang kurang baik di lokasi remote station dan keandalan dari peralatan komunikasi seperti modem GSM dalam menangkap sinyal mempengaruhi tingkat kegagalan remote control. Trend remote control setelah dilakukan perbaikan presentase keberhasilan remote control mengalami peningkatan dari 94.83% dengan perhitungan 2089 kali eksekusi sukses dari 2203 kali eksekusi di bulan april naik menjadi 95.29% di bulan mei 2020 dengan 2672 sukses dari 2804 kali eksekusi.
Solutions to Power Quality Problems in Electric Vehicle Battery Recharging Julianus Gesuri Daud; Deitje Sofie Pongoh; Samsu Tuwongkesong; Muchdar Dg. Patabo
Poltanesa Vol 26 No 2 (2025): December 2025
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v26i2.3561

Abstract

The recent proliferation of electric vehicle (EV) charging stations has a serious impact on the power quality of the electricity distribution network. This issue cannot be ignored, as EV chargers are a type of non-linear load. With the increasing presence of non-linear loads in modern power systems due to the influence of EV charging, harmonic distortion, both THD and TDD, will become a significant problem, especially for distribution transformers that supply power to EVs. The increasing number of high-power electric vehicle batteries being charged at DC fast-charging stations, especially those with large load capacities, and when parallel with other vehicles, can cause overloads during peak hours, sudden power gaps, and voltage drops, all of which contribute to power quality issues, particularly in the surrounding electricity grid. Harmonic distortion, particularly due to the access of EV power supplies to the distribution network, which causes increased power quality disturbances, must be eliminated because the resulting odd harmonics will impact the performance of electrical equipment due to the suboptimal P and Q power in the distribution line. To understand the impact of charging electric vehicles, high-efficiency chargers are required in the power grid. Simulations revealed a high harmonic spectrum approaching 25%, but this was reduced to a much lower and safer level using passive filters.