Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Perbedaan Ketebalan Insulasi pada Suction Line terhadap Kinerja AC Split Kelvin Alif Zulhamsyah; Andriyanto Setyawan; Hafid Najmudin
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 13 No 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.696 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4250

Abstract

Sistem AC Split menjadi unit yang banyak digunakan oleh masyarakat terutama untuk kebutuhan residensial seperti rumahan, karena memiliki sistem yang praktis dan instalasi yang mudah. Sistem AC Split terdiri dua bagian utama yaitu bagian unit indoor dan unit outdoor. Kedua sistem tersebut dihubungkan menggunakan pipa berjenis tembaga yang dilindungi oleh sebuah insulasi yang berbahan polyethylene. Setiap insulasi memiliki tebal yang berbeda-beda, perbedaan ketebalan insulasi itu tentunya akan memiliki pengaruh terhadap kinerja AC Split, maka dilakukan penilitian pengaruh variasi ketebalan insulasi pipa suction terhadap kinerja sistem AC Split. Penelitian ini dilakukan menggunakan psychrometric calorimeter chamber dengan setting temperatur sesuai standar ISO 5151 2017 dilakukan dengan interval waktu 30 detik dan terdapat 7 titik pengukuran thermocouple terdiri dari temperatur suction, temperatur discharge, temperatur kondenser atas, temperatur kondenser tengah, temperatur kondenser bawah, temperatur masuk evaporator dan temperatur keluar evaporator. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan pada variasi ketebalan insulasi pipa suction tanpa insulasi, 3/8 inch dan 1 inch, ditunjukkan dengan kenaikan kapasitas pendinginan sebesar 5,3%, EER mengalami kenaikan sebesar 5%, dan daya input cenderung konstan.
Pengaruh Variasi Viskositas Oli Kompresor terhadap Kinerja AC Split Biyan Adhi Raihan; Andriyanto Setyawan; Hafid Najmudin
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 13 No 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.988 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4267

Abstract

AC split merupakan perangkat atau alat yang terdiri dari dua bagian yaitu Indoor Unit sebagai media yang menarik kalor sekaligus memberikan efek pendinginan terhadap suatu ruangan dan outdoor unit sebagai media untuk melepaskan kalor ke lingkungan. Salah satu komponen utama dari sistem refrigerasi ialah kompresor yang berfungsi untuk memberikan tekanan dalam sistem untuk mensirkulasikan refrigeran sehingga terjadinya pendinginan ke ruangan yang ingin didinginkan. Kerja kompresor dibantu dengan pelumas agar bekerja dengan baik dan komponen dalam kompresor tidak mudah rusak atau haus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi oli kompresor terhadap kinerja AC split. Oli kompresor yang digunakan memiliki kekentalan 32 mm.s1 dan 100 mm.s-1 . Penelitian ini dilakukan dengan cara pengambilan data menggunakan Psychrometric Chamber sebagai media untuk melakukan penelitian pada AC split. Hasil penelitian yang diperoleh dari variasi oli kompresor 32 mm.s-1 dan 100 mm.s-1, menunjukan penurunan kapasitas pendinginan sebesar 8%, daya input meningkat sebesar 20%, untuk EER menurun sebesar 23%.
Kaji Eksperimental Pengaruh Penempatan Dua Unit Outdoor Berbaris terhadap Kinerja AC Split (Unit Outdoor Depan sebagai Perangkat yang Diuji) Riska Saliandi; Andriyanto Setyawan; Parisya Premiera Rosulindo; Hafid Najmudin
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 15 No. 1 (2024): Prosiding 15th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v15i1.6212

Abstract

AC Split menjadi faktor yang meningkatkan kenyamanan manusia didalam ruangan. AC split terdiri dari dua bagian yaitu bagian indoor dan outdoor. Bagian outdoor mengeluarkan panas yang dihasilkan oleh kondenser sehingga ditempatkan di ruang terbuka namun karena keterbatasan ruang dari suatu gedung seringkali jarak outdoor satu dengan lainnya terlalu dekat. Oleh karena itu dilakukan penelitian didalam psychrometric chamber disesuaikan dengan standar ISO 5151:2010. Pada kondisi dua unit outdoor yang ditempatkan berbaris dengan unit depan yang diuji pada variasi jarak 30 cm, 50 cm, 70 cm, 90 cm, dan 110 cm serta kondisi normal tanpa adanya aliran udara tambahan dari unit outdoor yang ada di belakangnya. Terjadi selisih penurunan daya input mulai dari 30 cm (8.87W), 50 cm (8,6W), 70 cm (8,51W), 90 cm (3,39W) dan normal terjadi kenaikan sebesar 59,52 watt. Kenaikan kapasitas pendingin dengan selisih mulai dari 30 cm (10,71W), 50 cm (20,30W), 70 cm (19,90W), 90 cm (2,1W) dan normal terjadi penurunan sebesar 152,20 watt. Kenaikan Energy Efficiency Ratio (EER) selisih mulai dari 30 cm (1,22), 50 cm (1,04), 70 cm (0,86), 90 cm (0,81) dan pada normal terjadi penurunan sebesar 1,36. Jarak 110 cm sudah tidak berpengaruh terhadap kinerja AC Splitberbaris.