Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Sosial Media Tik Tok terhadap Keterlibatan Merek Pelanggan, Kesadaran Merek, dan Niat Beli (Studi Kasus Mie Setan Cijerah) Risma Nur Jamilah; Deddy Saefuloh
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 13 No 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.873 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4375

Abstract

Salah satu sosial media yang mengalami pertumbuhan pesat dilihat dari jumlah penggunanya adalah Tik Tok. Dengan banyaknya pengguna sosial media akan memberikan peluang kepada pelaku bisnis dalam memasarkan produknya dan menjangkau pasar yang lebih luas. Akan tetapi, tidak semua pelaku bisnis dapat memanfaatkan sosial media Tik Tok secara efektif dan tepat sasaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh aktivitas pemasaran sosial media Tik Tok terhadap keterlibatan merek pelanggan, kesadaran merek, dan niat beli. Populasi penelitian ini adalah pengguna Tik Tok generasi Z (usia 17-24 tahun) yang menyukai mie olahan. Metode penelitian menggunakan kuantitatif dengan data penelitian diperoleh melalui kuesioner online. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 420 responden dengan menerapkan metode purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan PLS-SEM. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi dan electronic word of mouth (e-WOM) berpengaruh signifikan terhadap keterlibatan merek pelanggan. Selanjutnya, keterlibatan merek pelanggan memiliki pengaruh terhadap kesadaran merek dan niat beli. Kemudian, kesadaran merek berpengaruh signifikan terhadap niat beli. Sedangkan hiburan, trendi, dan kustomisasi tidak berpengaruh terhadap keterlibatan merek pelanggan. Penelitian ini memberikan pengetahuan yang mendasar bagi akademisi dan pelaku bisnis terkait pengaruh aktivitas pemasaran sosial media Tik Tok terhadap keterlibatan merek pelanggan, kesadaran merek, dan niat beli, sehingga dapat digunakan untuk merumuskan pemasaran produk mie olahan yang menarik bagi konsumen.
Analisis Pengaruh Konten Pemasaran TikTok terhadap Niat Beli: Studi Kasus Pada Produk UMKM Makanan Fajri Rahmatillah; Deddy Saefuloh
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 13 No 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.06 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4376

Abstract

Munculnya internet mengubah cara perusahaan merancang, menerapkan strategi bisnis, dan mengkomunikasikan program pemasaran mereka, terutama melalui media sosial. Salah satu industri yang cukup terdampak adalah industri kuliner. Pertumbuhan jumlah UMKM semakin berinovasi untuk meningkatkan keunggulan kompetitif bisnisnya. Contoh media sosial yang saat ini banyak digunakan di Indonesia untuk bisnis di bidang kuliner adalah TikTok. Namun, seiring dengan pertumbuhan jumlah UMKM dan telah menambah kanal pemasarannya melalui digital, pelanggan akan dengan cepat berpindah merek. Jadi hal penting untuk mempertahankan keterlibatan konsumen adalah strategi pemasaran konten TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konten pemasaran Produk Makanan UMKM TikTok terhadap Keterlibatan Konsumen, Kepercayaan Merek dan pengaruh tidak langsung terhadap Niat Beli. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis konten yang disukai pengguna TikTok. Data dikumpulkan, dan 415 responden dengan kriteria tersebut adalah pengguna aktif TikTok. Kemudian untuk menguji model dan hipotesis, data diproses menggunakan SmartPLS. Hasil kuantitatif menunjukkan bahwa Pemasaran Konten TikTok berperan dalam mempengaruhi keterlibatan pelanggan dan membantu meningkatkan Kepercayaan pada merek UMKM makanan, yang pada gilirannya akan membantu meningkatkan niat pembelian. Lima jenis konten paling banyak disukai oleh responden adalah Video ulasan produk, Video estetik, edukasi produk, TikTok Trend dan soft-selling.