Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana wujud pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa dalam acara Pagi-Pagi Pasti Happy. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian ini berasal dari tuturan pembawa acara dan tamu dalam acara Pagi-Pagi Pasti Happy dalam media sosial youtube. Pengumpulan data dilakukan melalui metode simak. Metode simak digunakan untuk menyimak tuturan pembawa acara dan tamu dalam acara “Pagi-Pagi Pasti Happy” yang berkaitan dengan pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa. Setelah itu, data dikumpulkan menggunakan teknik catat. Hasil penelitian mengemukakan bahwa ada dua wujud pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa dalam acara “Pagi-Pagi Pasti Happy”, yaitu (1) pengancaman muka negatif dan (2) pengancaman muka positif. Pengancaman muka negatif terdiri dari tiga wujud, yaitu (1) tindakan yang mengakibatkan lawan tutur menyetujui atau menolak melakukan sesuatu, seperti memerintah, mengancam, dan menentang, (2) tindakan yang mengungkapkan upaya penutur melakukan sesuatu terhadap lawan tutur dan memaksa lawan tutur untuk menerima atau menolak tindak tersebut, seperti menawarkan, dan berjanji, dan (3) tindakan yang mengungkapkan keinginan penutur untuk melakukan sesuatu terhadap lawan tutur atau apa yang dimiliki oleh lawan tutur, seperti marah. Adapun pengancaman muka positif terdiri atas dua wujud, yaitu yaitu (1) tindakan yang memperlihatkan bahwa penutur memberi penilaian negatif terhadap lawan tutur, seperti mengkritik, mendakwa, dan menghina, dan (2) tindakan yang memperlihatkan sikap tidak peduli penutur terhadap muka positif lawan tutur, misalnya ungkapan yang tidak selayaknya dalam suatu situasi.