Andri Asoka Sidantara Rosadi
Jurusan Manajemen, Universitas Nasional Pasim Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH INSENTIF DAN LINGKUNGAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN HN COLLECTION KOTA CIMAHI Lintas Sihar H Sitompul; Andri Asoka Sidantara Rosadi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 10: Maret 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.979 KB)

Abstract

HN Collection kota Cimahi merupakan sebuah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang bergerak dibidang produksi aksesoris perempuan seperti Tas, Dompet, Baju, Masker, dan juga produk Costumize atau memproduksi barang sesuai dengan pesanan pelanggan. HN Collection telah memulai kegiatan usahanya sejak tahun 2016. Dari hasil prasurvey yang dilakukan dapat diketahui fenomena-fenomena yang terjadi seperti: 1). Insentif yang belum memuaskan 2). Lingkungan Kerja yang belum memadai 3). Kinerja yang belum optimal. Dalam penelitian ini metode analisis yang digunakan adalah analisis Deskriptif dan Asosiatif. Untuk metode pengumpulan data digunakan metode kuesioner. Sampel yang digunakan sebanyak 35 orang yaitu seluruh karyawan HN Collection yang diperoleh dengan menggunakan metode sampling jenuh atau sensus. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1). Nilai skor Variabel Insentif adalah sebesar 100,6 yang dikategorikan cukup. 2). Nilai skor Variabel Lingkungan Kerja adalah sebesar 98,87 yang dikategorikan cukup. 3). Nilai skor Variabel Kinerja adalah sebesar 107,3 yang dikategorikan cukup. 4). Persamaan regresi dari penelitian ini adalah Y = 3,552 + 0,295X1 + 0,620X2, dari persamaan tersebut dapat disimpulkan a). Bahwa baik variabel Insentif maupun variabel Lingkungan Kerja kedua-duanya memberikan pengaruh yang positif terhadap variabel Kinerja karyawan HN Collection kota Cimahi. b). Kinerja bernilai sebesar 3,552 tanpa adanya pengaruh Insentif maupun Lingkungan Kerja. c). Apabila Insentif naik sebesar 1 satuan maka akan mempengaruhi Kinerja sebesar 0,295 dan jika Lingkungan Kerja naik 1 satuan akan mempengaruhi Kinerja 0,620. 5). Besarnya pengaruh Insentif terhadap Kinerja adalah sebesar 0,123 atau sebesar 12,3% dan besarnya pengaruh Lingkungan Kerja terhadap Kinerja adalah sebesar 0,499 atau sebesar 49,9%. 6). Besarnya pengaruh Insentif dan Lingkungan Kerja secara simultan terhadap Kinerja karyawan HN Collection kota cimahi dalah sebesar 0,622 atau 62,2%
PENGARUH PENEMPATAN KERJA DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN TUGAS PERBANTUAN OPERASI DAN PEMELIHARAAN DI LINGKUNGAN DINAS SUMBER DAYA AIR PROVINSI JAWA BARAT Ajeng Resya Lestari; Andri Asoka Sidantara Rosadi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 12: Mei 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.783 KB)

Abstract

Dinas Sumber Daya Air adalah salah satu Dinas di Provinsi Jawa Barat yang merupakan bagian dari untaian sejarah bangsa khususnya yang berkaitan dengan permasalahan sumber daya air. Tugas utama dari Dinas Sumber Daya Air adalah sebagai pelaksana urusan pemerintah pada wilayah kerja untuk pengelolaan sumber daya air. Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat dijadikan penulis sebagai tempat penelitian yang berlokasi di Jalan Braga No. 137, Babakan Ciamis, Sumur Bandung, Kota Bandung Jawa Barat 40111. Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat menitik beratkan pada pengelolaan sumber daya air dan irigasi yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dengan tanggung jawab yang diemban oleh Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat yang cukup berat dibutuhkan sumber daya manusia yang mempunyai dan memiliki kapasitas dan loyalitas baik. Adapun fenomena-fenomena yang melatar belakangi penelitian ini adalah sebagai berikut: 1). Penempatan kerja yang sesuai dengan pendidikan. 2). Kompensasi yang belum optimal. 3). Kinerja yang belum optimal. Desain penelitian yang akan digunakan untuk penelitian ini adalah jenis penelitian Kuantitatif dan asosiatif, dengan menggunakan 59 orang sampel dan metode wawancara berstruktur sebagai instrument dalam mengumpulkan data. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non random sampling dengan Teknik sensus. Penelitian menunjukkan hasil bahwa: 1).Nilai skor variabel Penempatan Kerja adalah sebesar 225,8. Nilai skor tersebut dikategorikan Baik. 2). Nilai skor variabel Kompensasi adalah sebesar 225,3. Nilai skor tersebut dikategorikan Baik. 3). Nilai skor variabel Kinerja adalah sebesar 246,7. Nilai tersebut dikategorikan Baik . 4). Variabel penempatan kerja (X1) secara partial berpengaruh sebesar 0,547 atau 54,7% terhadap variabel kinerja (Y). 5). Variabel Kompensasi (X2) secara partial berpengaruh atau 38,1% terhadap variabel kinerja (Y). 6). Variabel Penempatan kerja (X1) dan Variabel Kompensasi (X2) secara bersama-sama (simultan) memberikan pengaruh sebesar 0,929 atau 92,9% terhadap variabel Kinerja (Y), dan sisanya sebesar 7,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.