Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dari perputaran kas, perputaran piutang dan perputaran modal kerja terhadap profitabilitas. Permasalahan pada penelitian ini adalah fenomena bisnis pertambangan adalah salah satu bagian dari kegiatan bisnis yang sebagian atau seluruh tahapan kegiatan dalam pengelolaan dan pengusahaan mineral atau batubara yang meliputi penyelidikan umum, eksplorasi, studi kelayakan, konstruksi, penambangan, pengolahan dan pemurnian, pengangkutan dan penjualan, serta kegiatan pascatambang. Populasi dari penelitian ini yaitu bervariasi dari perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di BEI pada tahun 2015-2020. Teknik pemilihan sampel menggunakan Purposive Sampling, berdasarkan kriteria yang telah ditentukan, sebanyak 6 perusahaan yang memenuhi kriteria dan dipilih sebagai sampel penelitian. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Data yang digunakan adalah data sekunder dari laporan keuangan tahunan. Hasil penelitian menunjukkan perputaran kas perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas perusahaan. Sedangkan perputaran piutang perusahaan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Perputaran modal kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas perusahaan pada sektor pertambangan yang terdaftar di BEI pada tahun 2015-2020. Koefisien determinasi adalah 6,70%, hal ini berarti seluruh variabel independen mampu menjelaskan variabel kinerja keuangan perusahaan (ROA) sebesar 6,70% dan sisanya sebesar 93,30% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian