B.D.A.S. Simarangkir
Program Doktor Ilmu Kehutanan Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SIMULASI PRODUKSI DAN ASPEK FINANSIAL KEBUN HUTAN (MUNAAN) GENERASI KEDUA DI KABUPATEN KUTAI BARAT Marten Apuy; Abubakar M. Lahjie; B.D.A.S. Simarangkir; Syarir Yusuf
Jurnal Hutan Tropis Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Hutan Tropis Volume 2 No 3 Edisi November 2014
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1191.564 KB) | DOI: 10.20527/jht.v2i3.2252

Abstract

Pelaksanaan penelitian pada kebun hutan (munaan) di Kabupaten Kutai Barat Kalimantan Timur Indonesia bertujuan untuk (1) mengetahui simulasi produksi dan  besarnya  pendapatan jenis-jenis tanaman kebun hutan (munaan) generasi kedua oleh rakyat; (2) mengetahui tingkat kelayakan finansial pengusahaan kebun hutan (munaan) muda oleh rakyat. Objek penelitianya adalah petani atau masyarakat yang mengusahakan kebun hutan generasi kedua oleh rakyat dengan komoditi tanaman yang akan diteliti adalah tanaman durian, rambutan, cempedak, langsat, meranti dan kapur. Adapun plot penelitian di lakukan pada 5 kampung/desa di Kecamatan Barong Tongkok dengan masing-masing plot berukuran 20 x 20 m. Analisis data yang digunakan dengan menggunakan rumus volume, riap, basal area untuk menghitung pohon meranti dan kapur, produksi buah-buahan dengan cara menimbang berat buah-buahan tersebut, sedangkan hubungan antar variabel dengan menggunakan persamaan regresi polynomial dengan melihat nilai koefisien regresi determinasi (R2); analisis kelayakan finansial menggunakan yaitu Pay Back Periode (PP), Net Present Value (NPV), Net B/C ratio dan IRR. Besarnya tingkat pendapatan pada masing-masing jenis buah durian, rambutan, langsat dan cempedak berbeda-beda tergantung besarnya produksi buah dan harga jualnya. Sedangkan besarnya total pendapatan pengusahaan kapur dan meranti tergantung total volume kayu sesuai dengan diameter dan basal areanya  dan dikalikan dengan harga kayu itu sendiri. Kebun hutan (munaan) oleh rakyat sangat layak untuk diusahakan dengan nilai Pay Back Periode, Net Present Value (NPV) dan Net B/C pada tingkat diskon faktor 5% berturut-turut sebesar 19,8 tahun; Rp.21.340.000,- dan 1,40 serta IRR sebesar 6,8%.