S. B. Yuwono
Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PERUBAHAN TUTUPAN HUTAN TERHADAP DEBIT WAY SEPUTIH HULU Desy Rahmawati Romlah; S. B. Yuwono; R. Hilmanto; I. S. Banuwa
Jurnal Hutan Tropis Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Hutan Tropis Volume 6 Nomer 2 Edisi Juli 2018
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1382.532 KB) | DOI: 10.20527/jht.v6i2.5408

Abstract

The Protected Forest Area Register 22 Way Waya generally 80% of its condition has been utilized and managed by the society, where part of this area was a part of Way Seputih Hulu. This condition means that vegetation changes in land cover will occur as the time goes by. The less of vegetation means that the less of water storage in the soil so will affect the river discharge. This research was aimed to analyze changes of forest cover from 2000−2015 and its effect on Way Seputih Hulu discharge. The method used in this research is the calculation of runoff coefficient, simple regression analysis and descriptive analysis. The results showed that the change of forest cover in Way Seputih Hulu from 2000−2015 decreased (26,32% to 11,26%) its function has been changed into settlement and plantations that affected the increasing of average discharge (16,3 m3/s to 17,1 m3/s), maximum discharge (32,7 m3/s to 49,8 m3/s), fluctuation of river discharge (10,6 to 49,8), runoff coefficient (0,17 to 0,23) and the decreasing of minimum discharge (3,1 m3/s to m3/s).Kawasan Hutan Lindung Register 22 Way Waya secara umum 80% kondisinya telah dimanfaatkan dan dikelola oleh masyarakat dimana sebagian dari wilayah tersebut merupakan bagian dari Way Seputih Hulu. Kondisi demikian berarti perubahan vegetasi tutupan lahan akan terjadi seiring berjalannya waktu. Vegetasi yang semakin sedikit menunjukkan semakin berkurangnya daya simpan air di dalam tanah sehingga debit sungai ikut terpengaruh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tutupan lahan hutan dari tahun 2000−2015 dan hubungannya terhadap debit Way Seputih Hulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu perhitungan koefisien runoff, analisis regresi sederhana dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan perubahan tutupan hutan di Way Seputih Hulu tahun 2000–2015 menurun (26,32% menjadi 11,26%) beralih fungsi menjadi pemukiman dan perkebunan yang berpengaruh tehadap peningkatan debit rata-rata (16,3 m3/dt menjadi 17,1 m3/dt), debit maksimum (32,7 m3/dt menjadi 49,8 m3/ dt), fluktuasi debit (10,6 menjadi 49,8), koefisien aliran permukaan (0,17 menjadi 0,23) dan penurunan debit minimum (3,1 m3/dt menjadi 1,0 m3/dt).
ESTIMASI EROSI DAN POTENSI SEDIMEN DAM BATUTEGI DI DAS SEKAMPUNG HULU DENGAN METODE SDR (SEDIMENT DELIVERY RATIO) Beny Tribiyono; S. B. Yuwono; I. S. Banuwa
Jurnal Hutan Tropis Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Hutan Tropis Volume 6 Nomer 2 Edisi Juli 2018
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1645.993 KB) | DOI: 10.20527/jht.v6i2.5404

Abstract

Watershed The process of River Flow (DAS) conducted by humans is incorrect, causing damage and bad conditions to the environment on the downstream. Unregulated land use with land and air formulations in the Upper DAS section contains the amount of erosion. One of the main problems occurring in the Sekampung Hulu Basin is the magnitude of erosion. The erosion will increase the rate of erosion and the amount of sediment entering the river. The study aims to (1) estimate sediment potential in DAM Batutegi and (2) estimate erosion in Sekampung Hulu Basin with SDR method (Sediment Delivery Ratio). Based on the analysis result, the total value of sediment potential in DAM Batutegi is 83.478,74 ton/year or equivalent with sediment thickness of 5.04 mm/year and the average value obtained by SDR method in Sekampung Hulu Basin is on average 140,31 ton/ha/year.Proses perlakuan pemanfaatanDaerah Aliran Sungai (DAS) yang dilakukan oleh manusia secara tidak benar, menimbulkan kerusakan dan kondisiyang buruk terhadap lingkungan pada bagian hilir. Pemakaian pada lahan yang tidak setaraf dengan rumusan-rumusan konservasi tanah dan air di bagian hulu DAS menimbulkanbesarnya erosi. Salah satu permasalahan utama yang sering terjadi di DAS Sekampung Hulu adalah besarnya erosi. Erosi yang terjadi akan meningkatkan laju erosi dan jumlah sedimen yang masuk ke sungai. Penelitian bertujuan (1) memperkirakan besarnya potensi sedimen di DAM Batutegi dan (2) memperkirakan erosi di DAS Sekampung Hulu dengan metode SDR (Sediment Delivery Ratio). Diketahui berdasarkan hasil analisis, nilai total potensisedimen di DAM Batutegi sebesar 83.478,74 ton/tahun atau sepadan dengan ketebalan sedimen sebesar 5,04 mm/tahun dan nilai estimasierosi yang didapatkan dengan metode SDR di DAS Sekampung Hulu rata-rata sebesar 140,31 ton/ha/tahun.
PENGARUH KERAPATAN MANGROVE TERHADAP KUALITAS AIR SUMUR DI DESA SIDODADI KABUPATEN PESAWARAN Ahlul Ryntan Tiara; I. S. Banuwa; R. Qurniati; S. B. Yuwono
Jurnal Hutan Tropis Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Hutan Tropis Volume 5 Nomer 2 Edisi Juli 2017
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v5i2.4362

Abstract

The mangrove in a complex ecosystem has the important role for the environment. One of its ecological role is the barrier of sea water intrusion. The mangrove has the ability to filter seawater entering the mainland so that water entering the mainland can be more fresh. This study aims to determine the effect of mangrove density and distance to well water quality as well as to know the interaction between mangrove density with distance to the quality of well water in Sidodadi village. This research is arranged factorially in randomized block design. The result showed that pH, electric conductivity, total dissolved solid, and salinity of well water are significantly influenced by mangrove density, well distance to mangrove and interaction between them. While dissolved oxygen (dissolved oxygen) and well water temperature are not significantly influenced by mangrove density, well distance to mangrove and interaction between them.Keywords: mangroves density, groundwater qualityKeberadaan mangrove sebagai sebuah ekosistem yang kompleks memiliki peran yang penting bagi lingkungan sekitarnya. Salah satu peran ekologis mangrove bagi lingkungan adalah sebagai penahan intrusi air laut. Mangrove memiliki kemampuan memfilter air laut yang masuk ke daratan sehingga air yang masuk ke daratan dapat lebih tawar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh kerapatan mangrove dan jarak terhadap kualitas air sumur serta mengetahui adanya interaksi antara kerapatan mangrove dengan jarak terhadap kualitas air sumur di Desa Sidodadi. Penelitian pengaruh kerapatan mangrove dan jarak dari garis pantai terhadap kualitas air sumur disusun secara faktorial dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap. Hasil penelitian diketahui bahwa pH, daya hantar listrik, total dissolved solid, dan salinitas air sumur nyata dipengaruhi oleh kerapatan mangrove, jarak sumur ke mangrove dan interaksi diantara keduanya. Sedangkan dissolved oxygen (oksigen terlarut) dan suhu air sumur tidak nyata dipengaruhi oleh kerapatan mangrove, jarak sumur ke mangrove dan interaksi diantara keduanya.Kata kunci: kerapatan mangrove, kualitas air sumur