This Author published in this journals
All Journal JURNAL HUTAN TROPIS
Billy Seipalla
Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INVENTARISASI JENIS BURUNG PANTAI DI KAWASAN PULAU MARSEGU KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT PROVINSI MALUKU Billy Seipalla
Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Hutan Tropis Volume 8 No 1 Edisi Maret 2020
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v8i1.8153

Abstract

This research was conducted on the island of Marsegu because this area is included in the area of the natural marine tourism park which should be the concern of the government and the community around the island. The study aimed to determine the species of shorebirds found in the Marsegu island region in the western part Seram. The study was conducted in the morning and evening for 2 days at the location which is a gathering place for shorebirds. In the study location, 8 species of shorebirds were found and then inventoried and identified. The number of shorebirds species found in the Marsegu island area was 8 species, among others; Coral egrets (Egratta sacra), Big Egrets (Egretta alba), Trinil Beach (Actitis hypoleucos), Little sea worms (Sterna albifrons), Black wing sea worms (Sterna fuscata), Big (Fregata minor), Sea-eagle belly white (Haliaetus leucogaster), Bondol Hawk (Indus Haliastur), with the dominant species being the Big Cingkalang (Fregata minor). The most common species are large Cikalang (minor Fregata), small sea virgin (Sterna albifrons), and large egret (Egretta alba). Factors that cause the survival of shorebirds on the Marsegu island region because they store a lot of food supplies. In addition, food availability is affected by a lack of human activity in this region and the establishment of this area as a Marine Nature Tourism Park.
KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM HAYATI BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA BEBERAPA NEGERI DI KECAMATAN LEIHITU BARAT, KABUPATEN MALUKU TENGAH Falensya Nampasnea; Billy Seipalla
Jurnal Hutan Tropis Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Hutan Tropis Volume 11 Nomer 2 Edisi Juni 2023
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v11i2.16768

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk konservasi tradisional berbasis kearifan local dalam pengelolaan sumberdaya alam hayati serta manfaatnya dan kendala-kendala apa saja yang dihadapi dalam pengelolaan sumberdaya alam hayati berbasis kearifan lokal. Penelitian ini dilaksanakan pada Kecamatan Leihitu barat di Negeri Allang,Negeri Hatu dan Negeri Larike. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode purposive dengan menggunakan analisis kualitatif yaitu dengan melakukan deskripsi secara aktual dan akurat mengenai kearifan local masyarakat dalam mengelola sumberdaya alam hayati,Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah yaitu Teknik wawancara, observasi lapangan dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk-bentuk konservasi tradisional berbasis kearifan lokal pada negeri Allang, negeri hattu dan negeri Larike adalah sasi gereja, nanaku, matakao, dusun, tempat keramat, pamali dan tempat pamali.Kendala-kendala yang dihadapi dalam pengelolaan sumberdaya alam hayati adalah tekanan penduduk serta tingkat kesadaran yang dianggap kurang dalam pengelolaan sumber daya alam hayati terkhususnya hutan.