C Asmarahman C Asmarahman
Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, Bandar Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS FINANSIALPOLA PENGGUNAAN LAHAN MANGROVE Indra Gumay Febryano; ML Salampessy ML Salampessy; Andi Chairil Ichsan; C Asmarahman C Asmarahman; Riba’i Riba’i
Jurnal Hutan Tropis Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Hutan Tropis Volume 2 No 3 Edisi November 2014
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v2i3.2251

Abstract

Perluasan budidaya perikanan di daerah pesisir telah menjadi penyebab utama deforestasi mangrove. Hal tersebut telah berlangsung dalam skala masif dan berdampak terhadap aspek-aspek sosial, ekonomi, dan ekologi di daerah pesisir. Penelitian  ini  bertujuan  untuk menjelaskan nilai sumberdaya mangrove melalui kajian analisis finansial  dari beberapa pola penggunaan lahan mangrove. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, pengamatan terlibat, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa pola penggunaan lahan mangrove yang terdapat di Kabupaten Pesawaran, yaitu: tambak udang intensif, pembibitan mangrove, dan ekowisata, secara finansial layak untuk diusahakan. Nilai pola penggunaan lahan mangrove yang tinggi bila diusahakan menjadi tambak udang intensif dibandingkan pola lainnya dapat menjelaskan mengapa pengusaha memiliki kepentingan tinggi untuk menguasai sumberdaya mangrove tersebut. Bila tambak udang intensif memiliki dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitarnya, serta pembibitan mangrove yang terkendala oleh pemasaran, maka ekowisata memiliki potensi besar dalam perlindungan mangrove beserta keanekaragaman hayati yang terdapat di dalamnya dan pemberdayaan masyarakat setempat.The expansion of aquaculture in coastal areas has become a major cause of mangroves deforestation. That has been taking place on a massive scale and impact on the social, economics, and ecology aspects in coastal areas. This study aims to explain the value of mangrove resources through the study of the financial analysis of some mangrove land use patterns. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and document analysis. The results showed that some landuse patterns of mangrove in Pesawaran Regency are intensive shrimp farming, mangrove nursery, and ecotourism that financially feasible to be developed. The high value of landuse patterns for intensive shrimp ponds created a high interest on the bussinesmen to own the mangrove. When intensive shrimp farms have a negative impact to the environment and its surrounding communities, also the constrain of mangrove nursery by market, then ecotourism gives great potential to mangrove protection and its biodiversity along the empowerment of local communities.