Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Organic Ingredients Test to SB 03 Clones Growth SB 19 and SB 33 of Sugarcane Plant (Saccharum officinarum L.) Wiharyanti Nur Lailiya; Setyo Budi; Suhaili Suhaili
Kontribusia : Research Dissemination for Community Development Vol 5 No 2 (2022): Kontribusia Agustus 2022
Publisher : OJS Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.85 KB) | DOI: 10.30587/kontribusia.v5i2.4015

Abstract

Community service activities are the implementation of the practice of science, technology and cultural arts directly in the community as a dissemination of the Tri Dharma of Higher Education and noble responsibilities in an effort to develop community capabilities, so as to accelerate the growth rate of achieving national development goals. The problem that exists in the foundation is that there is no independent effort and only expects donations from donors so that this service aims to provide input and help the Fadhilah Gresik Princess Orphans Foundation in seeking other funding income in managing the Foundation's operations. The implementation will use the method of giving lectures and direct training to administrators and orphans in learning to make handicrafts, and the training participants are administrators and female orphans with a total of 40 participants. The results of community service have been able to provide entrepreneurial motivation independently which is received with a good response, , and have been able to develop the potential of the Fadhilah Gresik Yatim Putri Foundation through handicrafts from Kur and Knitting ropes with real product results, and can provide solutions to income problems. Operational funds, by selling the handicrafts produced, through direct sales through online social media sales, so that later the Fadhilah Gresik Princess Orphans Foundation, can get income other than donors.
Peningkatan Pengetahuan Dasar Pertanian Pada Anak-anak di Thailand Melalui Kegiatan Penanaman, Pemupukan, dan Hidroponik Sebagai Bentuk Pengabdian Masyarakat: Pengabdian Fawni Syahrurizaldi Ahmad; Wiharyanti Nur Lailiya
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4714

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dasar siswa sekolah dasar mengenai pertanian ramah lingkungan melalui pengenalan sistem hidroponik, khususnya metode rakit apung. Metode yang digunakan ialah pendekatan partisipatif dan edukatif melalui praktik langsung serta pendampingan intensif. Setiap peserta dilibatkan secara aktif dalam tahapan kegiatan mulai dari penyiapan media tanam, proses penanaman, perawatan tanaman, hingga pengenalan teknik hidroponik rakit apung. Hasil kegiatan tersebut berdampak pada anak-anak yang mampu memahami tahapan dasar budidaya tanaman, mengenali fungsi pupuk, serta menunjukkan ketertarikan terhadap konsep bercocok tanam tanpa tanah. Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan dasar pertanian, tetapi juga menumbuhkan sikap tanggung jawab, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Respon positif dari pihak sekolah dan masyarakat sekitar menunjukkan bahwa kegiatan ini berpotensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan di lembaga pendidikan lainnya, baik di Thailand maupun Indonesia. Program ini juga memberikan dampak positif bagi sekolah melalui peluang pengembangan taman belajar pertanian, serta bagi tim pengabdian dan universitas melalui penguatan kolaborasi dan penerapan ilmu dalam konteks nyata.