Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Marketing Communication Strategy By Mr.kickshoescare Store in An Effort To Increase Sales Faruq Izzudin Al Qosam; Lalu Ahmad Taubih
KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science Vol 4 No 2 (2022): Edisi 7
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/kagangakomunika.v4i2.1986

Abstract

This study describes the marketing communication strategy used by the Mr. Kickshoescare store in finding and increasing the sales of the products they have. In this study, the author uses Kotler and Keller's STP theory (Segmenting, Targeting & Positioning) which is a theory used to map the community, determine the target market and determine the company's ultimate goal based on the results of segmentation and target market. This study also uses descriptive qualitative research methods, with data collection techniques by observation, interviews and documentation. While the determination of informants in this study was determined by purposive sampling technique and the data analysis technique used data analysis techniques from Miles and Huberman, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing. Based on the research results, Mr. Kickshoescare store uses the STP (segmentation, targeting, & positioning) strategy as the first step before doing marketing. The marketing strategy used is to use Instagram as a means of marketing products from the Mr. Kickshoescare store based on the results of the previous STP (segmentation, targeting, & positioning) strategy. For segmentation, there are four aspects to be considered, namely geographic segmentation, demographic segmentation, psychographic segmentation, and basic behavior segmentation. In addition, Mr. Kickshoescare has a target market in the form of full market coverage where the store serves all the needs of all circles and positioning those who want to be the first store providing shoe washing services that have the best service in Subang Regency.
Pengaruh Keterampilan Public Speaking Dosen Terhadap Kepuasan Mahasiswa Dalam Proses Pembelajaran Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Angkatan 2021-2022 Universitas Teknologi Sumbawa Samira Oktapiani; Lalu Ahmad Taubih
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 8 No 2 (2025): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v8i2.3503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keterampilan public speaking dosen terhadap tingkat kepuasan mahasiswa dalam proses pembelajaran di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Teknologi Sumbawa. Keterampilan public speaking yang dimaksud mengacu pada teori 3V Albert Mehrabian, yaitu aspek verbal, vokal, dan visual. Sementara itu, tingkat kepuasan mahasiswa dianalisis menggunakan teori kepuasan pelanggan Richard L. Oliver (Expectation Disconfirmation Theory) yang mencakup ekspektasi, kinerja yang dirasakan, diskonfirmasi, dan kepuasan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kausal komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik angkatan 2021–2022, dengan jumlah sampel sebanyak 131 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara daring menggunakan skala Likert. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, uji t, dan koefisien determinasi dengan bantuan aplikasi SPSS versi 23.Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan public speaking dosen berpengaruh signifikan terhadap kepuasan mahasiswa. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji t sebesar 6.715 dengan nilai signifikansi 0.000 (< 0.05), serta nilai koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0.253. Artinya, keterampilan public speaking dosen memberikan kontribusi sebesar 25,9% terhadap kepuasan mahasiswa, sementara sisanya 74,1% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Penelitian ini menegaskan pentingnya kemampuan komunikasi dosen dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan kepuasan mahasiswa di lingkungan pendidikan tinggi.