Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Penanggulangan Timbulnya Konflik Sosial Agama Melalui Pendampingan Penguatan Lembaga Paguyuban Antar Umat Beragama Dan Penghayat Kepercayaan (Paub-Pk) Kota Kediri Achmad Munif; Ropingi
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 18 No. 1 (2020)
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.051 KB) | DOI: 10.30762/realita.v18i1.4076

Abstract

Dalam hal agama, mayoritas penduduk Kediri, khususnya Kota Kediri, beragama Islam. Penganut Kristen, Katolik, Hindu, Budha, Konghuchu, dan penganut kepercayaan berkembang dengan cukup signifikan. Hal ini terlihat dari jumlah pemeluknya, tempat-tempat ibadah, dan keaktifan mereka dalam organisasi-organisasi lintas iman. Sejak dibentuknya PAUB-PK, yang didalam kegiatan dan kepengurusan, keberadaannya dianggap berhasil meredam berbagai konflik di Kota Kediri. Hal ini dikarenakan, antar pimpinan antar kelompok atau umat terjalin komunikasi yang baik saat muncul permasalahan. Untuk itu dalam memperkuat keberadaan PAUB-PK, ada upaya penanggulangan timbulnya konflik sosial agama melalui pendampingan penguatan lembaga Paguyuban Antar Umat Beragama dan Pengahayat Kepercayaan (PAUB-PK) Kota Kediri, melalui Identifikasi profil dan perencanaan yang strategis yang dapat membantu para pemangku kepentingan untuk menentukan arah terbaik masa depannya
Upaya Penanggulangan Timbulnya Konflik Sosial Agama Melalui Pendampingan Penguatan Lembaga Paguyuban Antar Umat Beragama Dan Penghayat Kepercayaan (Paub-Pk) Kota Kediri Achmad Munif; Ropingi
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 18 No. 1 (2020)
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.051 KB) | DOI: 10.30762/realita.v18i1.4076

Abstract

Dalam hal agama, mayoritas penduduk Kediri, khususnya Kota Kediri, beragama Islam. Penganut Kristen, Katolik, Hindu, Budha, Konghuchu, dan penganut kepercayaan berkembang dengan cukup signifikan. Hal ini terlihat dari jumlah pemeluknya, tempat-tempat ibadah, dan keaktifan mereka dalam organisasi-organisasi lintas iman. Sejak dibentuknya PAUB-PK, yang didalam kegiatan dan kepengurusan, keberadaannya dianggap berhasil meredam berbagai konflik di Kota Kediri. Hal ini dikarenakan, antar pimpinan antar kelompok atau umat terjalin komunikasi yang baik saat muncul permasalahan. Untuk itu dalam memperkuat keberadaan PAUB-PK, ada upaya penanggulangan timbulnya konflik sosial agama melalui pendampingan penguatan lembaga Paguyuban Antar Umat Beragama dan Pengahayat Kepercayaan (PAUB-PK) Kota Kediri, melalui Identifikasi profil dan perencanaan yang strategis yang dapat membantu para pemangku kepentingan untuk menentukan arah terbaik masa depannya