Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EPISTEMOLOGI STUNTING DAN PENCEGAHANNYA Tjiali, Windy; Adam, Arlin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.33926

Abstract

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengidentifikasi stunting sebagai permasalahan kesehatan kritis, ditandai dengan ketidaksesuaian tinggi badan anak bawah lima tahun terhadap usia mereka. Berdasarkan pandangan Kementerian Desa dan Transmigrasi Indonesia, kondisi ini muncul sebagai akibat dari malnutrisi berkepanjangan yang menghambat pertumbuhan optimal anak. Suatu negara dianggap menghadapi krisis stunting ketika prevalensinya melampaui 20%, menurut standar WHO. Berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan tahun 2022, Indonesia menghadapi tantangan serius dengan tingkat prevalensi stunting mencapai 21,6%. Penelitian ini mengkaji aspek epistemologis stunting dan upaya pencegahannya dari sudut pandang filosofis melalui tinjauan literatur sistematis. Temuan menunjukkan bahwa stunting dipengaruhi oleh beragam faktor yang saling terkait. Strategi pencegahan yang direkomendasikan mencakup beberapa aspek: peningkatan literasi gizi masyarakat, penjaminan asupan nutrisi yang cukup selama periode kritis 1000 hari awal kehidupan, perbaikan status kesehatan ibu mulai dari fase remaja hingga masa kehamilan dan pengasuhan, dukungan pemberian ASI eksklusif, dan penyediaan fasilitas sanitasi serta air bersih yang layak. Keberhasilan program pencegahan stunting sangat bergantung pada sinergi antar berbagai pemangku kepentingan.