Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisa Kinerja Cyclone Combustor Pada Proses Downdraft Gasifier Dengan Media Sekam Padi Untuk Kapasitas 10 Kg/Jam A Wahyu Cahyo Purnomo; F X Eko Arianto
Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur Vol. 8 No. 02 (2016): Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur
Publisher : Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.872 KB) | DOI: 10.33504/manutech.v8i02.20

Abstract

Biomass potency in Indonesia is very abundant both from the animal manure or plant. Agriculture and plantations waste which are abundant can be utilized as the energy source. One of them is the rice husk. This experiment used rice husk gasification method with downdraft gasifier to turn it into a combustible gas that will be burned in the combustion chamber cyclone. The advantage of gasification compared to the method of the direct combustion is cleaner burning and particulates and contaminants can be removed before burning. The cyclone fuels can produce good mixing which is suitable for gas with low calorific value. The composition of syngas produced by gasification of rice husk are H2 13,6%, CO 14,9%, CO2 12,9% dan CH4 2,3% [1]. After leaving the reactor syngas entry cyclone separator to remove moisture and contaminants, and then go to the storage tank and eventually went to cyclone fuel to be burned after mixing with air through a different inlet. After that the different value of AFR will vary to see the changes in temperature of the flame, the fire position in the combustion chamber and the flame shape. From the experimental results in AFR = 1.59 fire in the combustion chamber air beetween 1 and 2, in the AFR = 1.14 The fire in the combustion chamber in the plane 2, in AFR = 0.69 fire in the combustion chamber 3 and in the air beetween AFR = 0.27 fire outside the combustion chamber after mixing withfresh air.
Efek Perbandingan Udara Dan Syngas Dari Sekam Padi Terhadap Temperatur Pembakaran Di Cyclone Combustor F.X Eko Arianto; Oktavianus Ardhian Nugroho
Jurnal FATEKSA : Jurnal Teknologi dan Rekayasa Vol 5 No 1 (2020): Jurnal FATEKSA, Jurnal Teknologi dan Rekayasa
Publisher : Fakultas Teknologi dan Rekayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.104 KB)

Abstract

Cyclone combustor adalah alat pembakaran yang mampu melakukan pencampuran yang baik antara bahan bakar dan udara dengan memanfaatkan efek turbulensi yang ditimbulkannya, sehingga sangat sesuai digunakan untuk bahan bakar dengan nilai kalori yang rendah seperti syngas. Syngas yang digunakan pada penelitian ini adalah hasil dari gasifikasi sekam padi dengan komposisi H2 13,6%, CO 14,9%, CO2 12,9% dan CH4 2,3%. Dari hasil eksperimen pada AFR = 1,59 temperatur tertinggi 826 ͦ C, AFR = 1,14 temperatur tertinggi 838 ͦ C, AFR = 0,69 temperatur tertinggi 570 ͦ C.
Perancangan Preset Granit Untuk Mengoptimalkan Setting Proses material pada Mesin EDM Oktavianus Ardhian Nugroho; F.X. Eko Arianto; Fayi Rahmad Prayogi
Jurnal FATEKSA : Jurnal Teknologi dan Rekayasa Vol 5 No 1 (2020): Jurnal FATEKSA, Jurnal Teknologi dan Rekayasa
Publisher : Fakultas Teknologi dan Rekayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.209 KB)

Abstract

Keuntungan proses permesin menggunakan CNC EDM adalah bisa membentuk bentuk yang kompleks yang biasanya sulit diproduksi dengan alat CNC konvensional. Salah satu hal yang menjadi kekurangan dalam proses permesinan dengan alat ini adalah waktu setting material. Dari sini perlu dilakukan sebuah improvement dalam mensetting benda kerja pada mesin CNC EDM. Saat ini yang terjadi di lapangan yaitu setting benda kerja dilakukan di mesin, dan ini menyebabkan produktifitas kerja mesin berkurang karena waktu setting yang membuang waktu. Salah satu cara untuk meminimalkan waktu yang terbuang adalah proses setting benda kerja dilakukan di luar mesin dimana benda kerja tidak disetting pada mesin CNC EDM. Beberapa metode telah diterapkan untuk menambah waktu proses machining dan menggurangi waktu setting benda kerja tetapi dirasa masih belum maksimal. Pada paper ini telah dirancang sebuah alat preset granit yang berfungsi sebagai alat setting benda kerja diluar mesin. Dengan adanya alat ini membuat ketika proses machining di mesin sedang berlangsung, para operator bisa mensetting benda kerja dan jika proses machining selesai benda kerja baru bisa langsung dipasang pada mesin CNC EDM. Sehingga menggurangi banyak waktu setting di mesin sehingga produksi menjadi lebih efisien.