Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Makna Bertahan Hidup Dalam Film Cast Away. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan paradigma konstruktivisme, dan pendekatan penelitian ini menggunakan studi analisis semiotika Roland Barthes. Subyek penelitian ini adalah scene -scene bertahan hidup yang diambil dari film Cast Away. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari analisis dapat dipastikan dan disimpulkan makna yang terkandung dalam Scene -scene film Cast Away secara denotasi, konotasi, dan mitos. Secara denotasi, jika seorang manusia dalam keadaan terasing harus mampu menyesuaikan dengan lingkungannya. Ia harus belajar cara melindungi diri, membuat api, mencari minum, makan dan lain sebagainya. Tapi dalam hal lain, perlu ada motif dorongan yaitu kemauan untuk bertahan hidup. Secara konotasi makna bertahan hidup dalam film Cast Away yaitu memanfaatkan bola voli yang telah digambar bentuk wajah manusia untuk dijadikannya teman agar bisa berkomunikasi, karena manusia pada hakikatnya makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri. Mitos dalam kontruksi makna bertahan hidup adalah dengan memliki rasa kemauan untuk hidup seseorang dapat bertahan hidup dengan berusaha melakukan cara apapun sehingga dapat tetap hidup karena bertahan hidup adalah bentuk naluriah yang di di anugerahkan oleh tuhan sang maha pencipta yai tu Allah SWT. Semua aspek kehidupan yang di ciptakan oleh Allah untuk makhluk hidup semuanya berkosep bertahan hidup.