Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana realitas komunikasi pecandu minuman keras pada personil band rock x di bandung Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan paradigma penelitian konstruktivisme, dan pendekatan penelitian studi wawancara mendalam. Subyek penelitian ini adalah para personil band rock x yang ditentukan secara purposif berdasarkan permasalahan komunikasi antarpribadi. Proses pengumpulan data diperoleh melalui wawancara mendalam dan pengamatan peran serta terhadap informan, sedangkan untuk data penunjang diperoleh melalui studi dokumentasi hasil penelitian sebelumnya, dan studi literature, serta wawancara dengan pihak terkait. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penyebab realitas komunikasi pecandu miras pada personil band rock X karena diawali oleh pandangan personil band rock X terhadap minuman keras sebelum mereka mengenalinya. Personil band rock X sebelumnya tidak mengetahui tentang minuman keras dan hanya mengetahui minuman keras dari teman profesinya. Mereka berpandangan bahwa minnuman keras bisa meningkatkan kepercayaan diri me reka dalam penampilannya diatas panggung.