Motivasi kerja pegawai merupakan faktor penting dalam mempertahankan keberadaan dan kelangsungan lembaga koperasi. Motivasi kerja pegawai mempengaruhi kinerja dan menentukan tercapai atau tidaknya tujuan koperasi. Salah satu cara untuk meningkatkan motivasi kerja pegawai adalah melalui komunikasi. Rumusan masalah penelitian adalah “ADAKAH PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP MOTIVASI KERJA PEGAWAI?” (Survey Eksplanatif di Koperasi Kredit Guru Klubagolit Flores Timur). Identifikasi masalah adalah adakah pengaruh komunikasi interpersonal (X) dengan sub variabel: keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif dan kesetaraan terhadap motivasi kerja (Y). Kerangka pemikiran menggunakan teori komunikasi interpersonal (interpersonal communication) – Joseph A. DeVito dan teori motivasi (motivation theory) – Frederick Herzberg. Hipotesis penelitian adalah ter dapat pengaruh keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif dan kesetaraan terhadap motivasi kerja pegawai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi, wawancara dan studi kepustakaan. Teknik sampling menggunakan total sampling yang berjumlah 45 pegawai. Menggunakan uji validitas dan reliabilit as dengan rancangan analisis deskriptif , Method of Successive Interval (MSI), Analisis Jalur (Path Analysis). Pengujian hipotesis secara simultan (keseluruhan) dan secara parsial (individual). Pengujian hipotesis secara simultan menunjukan bahwa F hitung > F tabel (70,91 > 2,46), sehingga sesuai dengan kriteria uji simultan adalah tolak H 0, artinya variabel komunikasi interpersonal secara bersama-sama signifikan mempengaruhi variabel motivasi kerja (Y). Pengaruh variabel X (komunikasi interpersonal) terhadap variabel Y (motivasi kerja) terdiri atas pengaruh langsung 34,77% dan pengaruh tidak langsung 55,32% dengan total pengaruh 90,09%.