Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat komunikasi konseling dalam mengendalikan emosi atlet billiard. Studi wawancara mendalam di Pusat Pelatihan Olahraga Billiard Gajah Mada Sport Center Pekanbaru Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan paradigma penelitian konstruktivisme, dan pendekatan penelitian studi wawancara mendalam. Subyek penelitiannya adalah atlet billiard yang ditentukan secara purposif berdasarkan permasalahan komunikasi konseling. Proses pengumpulan data diperoleh melalui wawancara mendalam dan pengamatan peran serta terhadap informan, sedangkan untuk data penunjang diperoleh melalui studi dokumentasi hasil penelitian sebelumnya, dan studi literature lainnya, ser ta wawancara dengan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi konseling bermanfaat untuk pengendalian emosi atlet menyangkut sikap dan perasaan atlet secara pribadi terhadap diri sendiri, pelatih maupun hal-hal lain di sekelilingnya. Bentuk -bentuk emosi dikenal sebagai perasaan seperti senang, sedih, marah, cemas, takut, dan sebagainya. Akan tetapi yang perlu diperhatikan di sini adalah bagaimana pelatih mampu mengendalikan emosi atlet tersebut agar tidak merugikan dirinya sendiri. Pen gendalian emosi dalam pertandingan olahraga seringkali menjadi faktor penentu kemenangan. Para pelatih harus mengetahui dengan jelas bagaimana mengetahui gejolak emosi atlet asuhannya, bukan saja dalam pertandingan tetapi juga dalam latihan dan kehidupan s ehari -hari.