Asri Lestari
Program Studi Biologi Fakultas MIPA Universitas Lambung Mangkurat Jl. A. Yani Km 35,8 Banjarbaru, Kalimantan Selatan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRUKTUR HISTOLOGIS ORGAN HEPAR DAN REN MENCIT (Mus musculus L) JANTAN SETELAH PERLAKUAN DENGAN EKSTRAK KAYU SECANG (Caesalpinia sappan L) Rusmiati Rusmiati; Asri Lestari
Bioscientiae Vol 1, No 1 (2004): Bioscientiae Volume 1 No 1
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.667 KB) | DOI: 10.20527/b.v1i1.129

Abstract

Kayu secang sudah digunakan oleh masyarakat untuk mengobati berbagai macam penyakit dan sebagai antifertilitas pada pria. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek samping kayu secang pada organ hati dan ginjal mencit jantan. 15 ekor mencit jantan umur 2,5 bulan dikelompokkan: kontrol, plasebo, ekstrak ethanol, fraksi kloroform, dan fraksi air, masingmasing dengan dosis 50 mg/25 gr BB. Masing-masing ekstrak diberikan secara oral/ml setiap hari selama 10 hari. Sediaan histologis dibuat dengan metode parafin dan pewarnaan HE. Data dikumpulkan secara kualitatif membandingkan antara kelompok perlakuan dengan kontrol dan plasebo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada organ hati ekstrak kayu secang menyebabkan megalositosis pada inti sel dan degenerasi sel (ekstrak ethanol), focal degenerasi (fraksi kloroform), infiltrasi sel radang limfosit pada vena sentralis dan focal degenerasi sel hepar (fraksi air). Pada ginjal menyebabkan dilatasi sebagian tubuli (ekstrak ethanol), squamous metaflasia (fraksi kloroform) dan ukuran epithel yang membesar (fraksi air), semua disertai dengan tetes-tetes protein dalam lumen tubulus. Secara umum kayu secang belum berefek buruk baik pada struktur histologis hepar maupun ren.