Junaedah
UPRI Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MODEL PENGEMBANGAN PERILAKU SOSIAL ANAK USIA DINI MELALUI OUTBOUND Junaedah
Jurnal Galeri Pendidikan Vol. 1 No. 01 (2021): Jurnal Galeri Pendidikan Vol. 1 No. 1 Juni Tahun 2021
Publisher : Universitas Pejuang Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.679 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) tingkat kebutuhan perilaku sosial model pengembangan anak usia dini melalui outbond; (2) model pengembangan hipotek perilaku sosial anak usia dini melalui outbond; (3) kebutuhan operasional model pembinaan perilaku sosial anak usia dini melalui outbond di TK Joy Kids Mangasa im Kecamatan Tamalate kabupaten Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tingkat kebutuhan perilaku sosial model pengembangan anak usia dini melalui outbond di TK Joy Kids Mangasa Kecamatan Tamalate Kabupaten Makassar menunjukkan bahwa guru memberikan perhatian dengan mencari kegiatan berupa bermain untuk menghindari perilaku sosial anak yang kurang baik, (2) model pengembangan hipotetik perilaku sosial anak usia dini melalui outbound selama proses perkembangan mengacu pada model pengembangan 4-D yang dimodifikasi menjadi 3 tahap, yaitu (a) tahap pendefinisian terdiri dari pra dan pasca analisis, analisis anak, analisis konseptual, analisis tugas dan spesifikasi tujuan pembelajaran, (b) tahap desain terdiri dari penyusunan tes, pemilihan media, pemilihan format, desain bebas, (c) tahap pengembangan terdiri dari penilaian ahli, simulasi, dan uji coba terbatas serta revisi untuk draft-2. Berdasarkan hasil validasi dan revisi, kedua asesor menyatakan bahwa perilaku sosial model pengembangan PAUD melalui outbound dinyatakan layak untuk diuji, dan (3) kebutuhan operasional model pengembangan perilaku sosial PAUD melalui outbond di TK Joy Kids Mangasa Kecamatan Tamalate Kabupaten Makassar berdasarkan penilaian asesor dinyatakan valid untuk digunakan, nilai kepraktisan layak untuk digunakan di lapangan tanpa ada revisi, dan semua perangkat yang disajikan sebelumnya dipastikan valid untuk digunakan.