Suhermanudin Suhermanudin
Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Unla

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TERHADAP EFEKTIVITAS PEMBANGUNAN RUMAH SEDERHANA LAYAK HUNI DI KECAMATAN BAGAN SINEMBAH KABUPATEN ROKAN HILIR PROVINSI RIAU Desi Kumala Sari; Suhermanudin Suhermanudin
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 21 No 1 (2016): Vol. 21, No. 1, Juni 2016
Publisher : FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi dengan masalah belum optimalnya Program Bantuan Rumah Sederhana Layak Huni di Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir, Riau.Masalah tersebut dihubungkan dengan salah satu variabel Implementasi Kebijakan yang diasumsikan dapat berpengaruh terhadap Efektivitas Program Bantuan Rumah Sederhana Layak Huni . Untuk menganalisis masalah penelitian ini digunakan teori sebagai alat analisis dari Edward III (1980:10) yang terdiri dari Komunikasi, Sumber-sumber, Sikap Pelaksana dan Struktur Birokrasi. Adapun teori efektivitas digunakan teori dari Goggin et all dalam Soemaryadi (2005:111-113) yang terdiri Tujuan/Hasil (result) , Prosedural (compliance), Pemantauan (Monitoring) dan Evaluasi Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey eksplanatif (explanatory survai method) sedangkan sumber pengumpulan data dengan menggunakan studi kepustakaan dan studi lapangan dengan teknik pengumpulan data mempergunakan angket, observasi, dan wawancara. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah sampel random sederhana (Simple Random Sampling). Adapun teknik analisa data yang digunakan adalah Regresi Linier Sederhana Berdasarkan hasil pengolahan data yang dilakukan diperoleh hasil penelitian yang menunjukan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara Implemetasi Kebijakan terhadap efektivitas Program Bantuan Rumah Sederhana Layak Huni di Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir Riau. Dengan demikian hipotesis yang diajukan di dalam penelitian ini teruji secara empirik.
PENGARUH KEPEMIMPINAN TERHADAP EFEKTIVITAS PENGEMBANGAN DESA WISATA KABUPATEN BANDUNG BARAT Asep Komarul Hayat; Suhermanudin Suhermanudin
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 21 No 2 (2016): Vol. 21, No. 2, Desember 2016
Publisher : FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah belum optimanya Pengembangan Desa Wisata di Desa Suntenjaya Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat. Masalah tersebut dihubungkan dengan salah satu variabel Kepemimpinan yang diasumsikan dapat berpengaruh terhadap Efektivitas Pengembangan Desa Wisata di Desa Suntenjaya Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat Di dalam penelitian ini peneliti merumuskan masalah :” Seberapa besar pengaruh Kepemimpinan terhadap Efektivitas Pengembangan Desa Wisata di Desa Suntenjaya Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat ” Untuk menganalisis masalah penelitian ini digunakan teori sebagai alat analisis yaitu Teknik-teknik Kepemimpinan, sebagaimana yang dikemukakan oleh Syafei 2009:41-45) antara lain : teknik persuasif, teknik komunikatif, teknik fasilitas, teknik motivasi, teknik keteladan.. Adapun teori efektivitas digunakan teori dari Steers (1985:4-7) yang terdiri Paham terhadap optimalisasi tujuan, perspektif sistematika, dan tekanan perhatian pada segi perilaku manusia dalam susunan organisasi. Berdasarkan pendekatan teori-teori tersebut, hipotesis yang diajukan adalah : “ Besarnya Pengaruh Kepemimpinan terhadap Efektivitas Pengembangan Desa Wisata di Desa Suntenjaya Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat ditentukan oleh pelaksanaan dimensi teknik persuasif, teknik komunikatif, teknik fasilitas, teknik motivasi, teknik keteladan.”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey eksplanatif (explanatory survai method) sedangkan sumber pengumpulan data dengan menggunakan studi kepustakaan dan studi lapangan dengan teknik pengumpulan data mempergunakan angket, observasi, dan wawancara. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah sampel random sederhana (Simple Random Sampling). Adapun teknik analisa data yang digunakan adalah Koefisien Korelasi Rank Spearmen Berdasarkan hasil pengolahan data yang dilakukan diperoleh hasil penelitian yang menunjukan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara Kepemimpinan dengan Efektivitas Pengembangan Desa Wisata di Desa Suntenjaya Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat. Dengan demikian hipotesis yang diajukan di dalam penelitian ini teruji secara empirik.
PENGARUH PENGAWASAN TERHADAP EFEKTIVITAS PEMILIHAN KEPALA DESA DI KECAMATAN KUTAWARINGIN (Studi Pada Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintahan Desa Kabupaten Bandung) Popy Jayanti; Suhermanudin Suhermanudin
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 20 No 2 (2015): Vol. 20, No 2, Desember 2015
Publisher : FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah belum optimalnya Pemilihan Kepala Desa di Kecamatan Kutawaringin (Studi Pada Badan Pemberdayaan dan Pemerintahan Desa Kabupaten Bandung) . peneliti menduga belum optimalnya Pemilihan Kepala Desa di Kecamatan Kutawaringin dipengaruhi oleh variabel Pengawasan. Berdasarkan pada permasalahan tersebut, peneliti merumuskan masalah: “Seberapa Besar Pengaruh Pengawasan terhadap Efektivitas Pemilihan Kepala Desa di Kecamatan Kutawaringin (Studi Pada Badan Pemberdayaan dan Pemerintahan Desa Kabupaten Bandung)”. Untuk menganalisa masalah yang diteliti, peneliti menggunakan pendekatan teori Pengawasan dari (2010:397) langkah-langkah pengawasan yaitu Pengukuran hasil pekerjaan; Membandingkan hasil pekerjaan dengan standar dan memastikan perbedaan (bila ada perbedaan); Mengoreksi penyimpangan yang tidak dikehendaki melalui tindakan perbaikan. Adapun untuk variabel efektivitas yaitu Prosedural (Compliance), Tujuan/Hasil (Result), Pemantauan (Monitoring) dan Evaluasi dari Goggin, et all dalam Soemaryadi (2005: 111-113), berdasarkan teori-teori tersebut peneliti mengajukan hipotesis “Besarnya Pengaruh Pengawasan terhadap Efektivitas Pemilihan Kepala Desa di Kecamatan Kutawaringin (Studi Pada Badan Pemberdayaan dan Pemerintahan Desa Kabupaten Bandung) ditentukan oleh pelaksanaan dimensi Pengukuran hasil pekerjaan; Membandingkan hasil pekerjaan dengan standar dan memastikan perbedaan (bila ada perbedaan); Mengoreksi penyimpangan yang tidak dikendaki melalui tindakan perbaikan”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey eksplanatif (explanatory survai method) sedangkan sumber pengumpulan data dengan menggunakan studi kepustakaan dan studi lapangan dengan teknik penelitian : angket, observasi, dan wawancara. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah sampel random sederhana (Simple Random Sampling). Adapun teknik analisa data yang digunakan adalah koefisien Korelasi Rank Spearman Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa Pengaruh Pengawasan terhadap Efektivitas Pemilihan Kepala Desa di Kecamatan Kutawaringin (Studi Pada Badan Pemberdayaan dan Pemerintahan Desa Kabupaten Bandung). hasil tersebut dibuktikan dengan hasil pengujian hipotesis penelitian berdasarkan hasil pengolahan data yaitu Berdasarkan hasil Pengujian Hipotesis, didapatkan hasil didapatkan hasil nilai Thitung sebesar 17,394, selanjutnya nilai Thitung dibandingkan dengan nilai T tabel yaitu sebesar 1,9896, maka Ho ditolak dan Hi diterima,, dengan demikian hipotesis yang diajukan teruji secara empirik.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KETENAGAKERJAAN (STUDI KASUS TENTANG PROSES MEDIASI PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRI DI KABUPATEN BANDUNG BARAT) Adinda Adinda; Suhermanudin Suhermanudin
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 23 No 1 (2018): Vol. 23, No. 1, Juni 2018
Publisher : FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya implementasi kebijakan tentang penyelenggaraan ketenagakerjaan khususnya dalam mediasi perselisihan hubungan industrial. Berdasarkan latarbelakang penelitian, peneliti merumuskan masalah sebagai berikut: 1. Bagaimana Implementasi Kebijakan Penyelenggaraan Ketenagakerjaan dalam proses mediasi Perselisihan Hubungan Industrial di Kabupaten Bandung Barat? 2. Faktor-faktor apakah yang mendukung dan menghambat proses mediasi dalam perselisihan hubungan industrial di Kabupaten Bandung Barat? 3. Upaya apa saja yang dilakukan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bandung Barat dalam pelaksanaan mediasi perselisihan hubungan industrial? Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori implementasi kebijakan dari Charles Jones yang meliputi organisasi, interpretasi (penafsiran), dan aplikasi (penerapan). Berlandaskan pada pendekatan teori tersebut, peneliti merumuskan proposisi sebagai berikut : 1. Bagaimana Implementasi Kebijakan Penyelenggaraan Ketenagakerjaan yang dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bandung Barat dalam proses mediasi Perselisihan Hubungan Industrial? 2. Faktor-faktor apakah yang mendukung dan menghambat proses mediasi dalam perselisihan hubungan industrial di Kabupaten Bandung Barat? 3. Upaya apa saja yang dilakukan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bandung Barat dalam implementasi kebijakan penyelenggaraan ketenagakerjaan khususnya untuk pelaksanaan mediasi perselisihan hubungan industrial? Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif, dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui studi pustaka, observasi partisipan, wawancara mendalam dan dokumentasi. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi Kebijakan Tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan khususnya dalam Mediasi Perselisihan Hubungan Industrial yang dilaksanakan oleh mediator Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bandung Barat belum optimal, dengan indikasi-indikasi; minimnya sumberdaya mediator yang melayani mediasi perselisihan hubungan industrial, belum dibuatnya mekanisme pembagian tugas bagi mediator yang melaksanakan mediasi perselisihan hubungan industrial serta mekanisme penyelesaian perselisihan melalui mediasi yang jelas dan terperinci.
Koordinasi Pengembangan Objek Wisata Tanjung Duriat Kabupaten Sumedang Suhermanudin Suhermanudin; Ahmad Zakiyuddin
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 26 No 1 (2021): Vol. 26 No. 1, Juni 2021
Publisher : FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh belum optimalnya pengembangan objek wisata Tanjung Duriat Kabupaten Sumedang. Berdasarkan latar belakang penelitian, peneliti menemukan berbagai masalah koordinasi yang terjadi diantaranya yaitu seperti kualitas keterampilan dan pengetahuan unit-unit atau organisasi-organisasi yang minim, jarangnya gerak kegiatan yang dilakukan, minimnya komunikasi yang terjalin antara DISPARBUDPORA Perum Perhutani LMDH, dan Investor. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Koordinasi yang efektif menurut Dann Sugandha (1991:13) yang meliputi unit-unit atau organisasi-organisasi, sumber-sumber (potensi), kesatupaduan, gerak kegiatan, keserasian, arah yang sama (sasaran). Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif, dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui studi pustaka, observasi partisipan, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa koordinasi yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Sumedang dalam Koordinasi Pengembangan Objek Wisata Tanjung Duriat Kabupaten Sumedang tidak optimal karena bentuk koordinasi yang dilakukan Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga dengan Perum Perhutani adalah koordinasi horizontal interrelated yaitu koordinasi antar badan/instansi beserta unit – unit yang fungsinya berbeda, tetapi instansi yang satu dengan yang lain saling bergantung atau mempunyai kaitan secara intern atau ekstern yang levelnya setaraf, belum terjalinnya komunikasi yang baik antara Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Sumedang dengan instansi-instansi yang bekerjasama dalam Koordinasi Pengembangan Objek Wisata Tanjung Duriat. Kata kunci: Pengembangan objek wisata, koordinasi, instansi
Pelayanan Sosial melalui Komunikasi Efektif bagi Penyandang Disabilitas Nunung Hastika; Ero Suhara; Rafih Sriwulandari; Suhermanuddin Suhermanuddin
Dialektika Vol 9 No 2 (2022): September
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32816/dialektika.v9i2.2158

Abstract

Kelompok disabilitas merupakan kelompok yang rentan terhadap kemiskinan. Salah satu faktor penyebabnya yaitu belum terciptanya kemandirian disabilitas. Masih banyak disabilitas yang terlantar dan mengalami hambatan dalam berkreativitas dan bekerja. Usaha masyarakat dan pemerintah untuk mengayomi disabilitas tidak hanya sekedar memberi sejumlah uang, tetapi dengan memberikan keterampilan kepada disabilitas sehingga dapat menciptakan kemandirian. Salah satu program yang dilaksanakan untuk menciptakan kemandirian disabilitas ini adalah dengan bentuk komunikasi efektif melalui pelaksanaan program pemberdayaan disabilitas creative center. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahi pelaksanaan program pemberdayaan difable creative center, untuk mengetahui kemandirian disabilitas, serta kontribusi pelaksanaan program pemberdayaan difable creative center terhadap kemandirian disabilitas. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan jenis pendekatan kualitatif. Adapun jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 10 orang. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Validitas data berupa triangulasi sumber dan triangulasi teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program pemberdayaan difable creative center berkontribusi terhadap kemandirian disabilitas dari segi aspek ekonomi, sosial dan spiritual. Aspek ekonomi cukup baik walaupun masih ada beberapa disabilitas yang tidak mendapatkan bantuan modal berupa mesin jahit sehingga tidak merasakan kontribusi dari adanya program ini. Sedangkan aspek sosial cukup baik dengan diadakannya workshop DCC. Adapun aspek spiritual disabilitas menunjukkan adanya perubahan karakter disabilitas.