Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah masih rendahnyakualitas Pelayanan Perpustakaan Keliling yang dilaksanakan oleh Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Daerah Jawa Barat, dari penelitian pendahuluan masih rendahnyakualitas Pelayanan Perpustakaan Keliling dipengaruhi oleh variabel Implementasi Kebijakan. Analisis masalah penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan teori Implementasi Kebijakan dari Edward III dalam Winarno (2008:125-155), berdasarkan faktor-faktor Implementasi Kebijakan melalui : Komunikasi (communication), Sumber daya (resources), Dukungan/Sikap (disposition or attitude), Struktur Birokrasi (bureaucratic structure). Adapun untuk variabel Kualitas Pelayanan mengguanakan pendekatan teori Parasuraman dalam Gaspertsz (2005:37) melalui tangible (berwujud), reliability (keandalan), responciveness (tanggungjawab), assurance (jaminan) dan emphaty (perhatian). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey eksplanatif (explanatory survai method) sedangkan sumber pengumpulan datadengan menggunakan studi kepustakaan dan studi lapangan dengan teknik pengumpulan data mempergunakan angket, observasi, dan wawancara. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah sampel random sederhana (Simple Random Sampling). Adapun teknik analisa data yang digunakan adalah Regresi Linier Sederhana. Berdasarkan hasil pengolahan data yang dilakukan diperoleh hasil penelitian yang menunjukan adanya hubungan yang positif dan signifikan pengaruh Implementasi Kebijakan Pemerintah Daerah terhadap Kualitas Pelayanan (Studi Tentang Perpustakaan Keliling di Kota Bandung) Dengan demikian hipotesis yang diajukan di dalam penelitian ini teruji secara empirik.