Masalah dalam penelitian ini adalah belum optimalnya penataan pasar tradisional Kosambi Kota Bandung. Berdasarkan fenomena ini , peneliti menduga bahwa masalah ini dipengaruhi oleh variabel Pengawasan. Berdasarkan masalah tersebut. Rumusan masalah yang diajukan adalah : " Seberapa Besar Pengaruh Pengawasan Terhadap Efektivitas Penataan Pasar Tradisional Kosambi Kota Bandung ". Analisa masalah penelitian menggunakan pendekatan teori Pengawasan oleh Hasibuan (2007:245), berdasarkan dimensi Pengawasan Langsung, Pengawasan Tidak Langsung dan Pengawasan Berdasarkan Kekecualian. Adapun variabel Efektivitas pendekatan teoritis yang digunakan berdasarkan cara-cara pengawasan yaitu pengawasan langsung, pengawasan tidak langsung dan pengawasan berdasarkan kekecualian. Adapun untuk variabel efektivitas digunakan pendekatan teori dari Steers (1985:4-7) yakni dimensi Paham mengenai optimalisasi tujuan, Perspektif sistematika dan Tekanan pada segi perilaku manusia dalam susunan organisasi Berdasarkan teori-teori tersebut, hipotesis hipotesis yang diajukan adalah : " Besarnya Pengaruh Pengawasan Terhadap Efektivitas Penataan Pasar Tradisional Kosambi Kota Bandung ditentukan oleh pelaksanaan dimensi Pengawasan Langsung, Pengawasan Tidak Langsung dan Pengawasan Berdasarkan Kekecualian” Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survai eksplanatif (survay explanatory ) sedangkan sumber pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan dan studi lapangan meliputi :, observasi , wawancara dan angket. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah Regresi Linier Sederhana. Berdasarkan hasil pengolahan data yang dilakukan diperoleh hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara Pengawasan Terhadap Efektivitas Penataan Pasar Tradisional Kosambi Kota Bandung. Dengan demikian hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini teruji secara empiris .