Muhammad Lutfhie
Universitas Djuanda

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

JARINGAN KOMUNIKASI ORGANISASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN DESA PLOMPONG Muhammad Lutfhie
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 24 No 1 (2019): Vol. 24, No. 1, Juni 2019
Publisher : FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk memperkenalkan eksistensinya dan mendukung partisipasinya dalam pembangunan desa, Organisasi masyarakat yang bernama Persyarikatan Muhammadiyah Plompong membentuk dan memperluas jaringan komunikasi dengan pihak-pihak terkait, terutama dengan Pemerintah Desa Plompong. Hal ini sangat beralasan, karena dinamika organisasi tidak akan terlepas dari komunikasi organisasi eksternal. Sistem-sistem organisasi yang terdiri dari banyak sub sistem dibangun melalui pertukaran energi, informasi dan makna melalui jaringan dan saluran komunikasi. Jaringan komunikasi (communication network) dapat dilakukan secara spontan atau terencana, sementara saluran biasanya ditentukan dan dibatasi (Harris dan Nelson 2008). Untuk menggambarkan jaringan komunikasi Persyarikatan Muhammadiyah di Desa Plompong, perlu dilakukan identifikasi proses interaksi komunikasi yang terjadi antara Persyarikatan Muhammadiyah Plompong dan pihak-pihak yang terkait sehingga membentuk jaringan komunikasi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang dihubungkan dengan metode deskriptif. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan struktur komunikasi dan proses interaksi komunikasi yang terjadi antara Persyarikatan Muhammadiyah Plompong dan pihak-pihak yang terkait sehingga membentuk jaringan komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapatnya struktur komunikasi dan jaringan komunikasi Persyarikatan Muhammadiyah yang menciptakan harmonisasi dan akses dalam pembangunan desa di Desa Plompong.
Pemaknaan Pesan Emosional Pada Lagu 33x Karya Perunggu Melalui Pendekatan Semiotika Peirce Reihan Maulidan; Ali Alamsyah Kusumadinata; Muhammad Lutfhie
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya musik sebagai media komunikasi yang mampu menyampaikan pesan emosional dan spiritual kepada pendengar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemaknaan pesan emosional dalam lirik lagu 33x karya Perunggu melalui pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka, observasi, dokumentasi, dan wawancara. Analisis data dilakukan menggunakan konsep sign, object, dan interpretant untuk mengidentifikasi makna yang terkandung dalam lirik lagu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu 33x mengandung pesan emosional yang mendalam berupa kegelisahan, pencarian jati diri, harapan, dan penerimaan diri dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Selain itu, ditemukan nuansa religius yang direpresentasikan melalui simbol-simbol seperti “Sang Maha Daya”, “Sebutlah Nama-Nya”, dan “Tetap di Jalan-Nya” yang menggambarkan hubungan manusia dengan Tuhan. Melalui pendekatan semiotika Peirce, lirik lagu dimaknai sebagai ajakan untuk tetap bertahan, berserah diri, dan menemukan ketenangan batin melalui refleksi spiritual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lagu 33x tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media komunikasi yang efektif dalam menyampaikan nilai emosional dan religius kepada pendengar