Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERMAINAN MATEMATIKA DAN SAINS KREATIF BAGI ANAK USIA DINI DI TK IT AN NAJAH TAKENGON Nur Ainun Lubis; Ali Umar; Muhammad Rijali Rais
Seulanga : Jurnal Pendidikan Anak Vol. 2 No. 2 (2021): Seulanga : Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4809.342 KB) | DOI: 10.47766/seulanga.v2i2.137

Abstract

Penelitian ini membahas tentang aktivitas matematika dan sains kreatif di TK IT An Najah Takengon. Pembelajaran matematika bagi anak usia dini lebih menekankan pada penguasaan kemampuan berhitung sedangkan sains menekankan pada pengenalan warna dan bereksperimen baik didalam ruangan maupun diluar ruangan. Kegiatan yang dilakukan yaitu menyusun tutup botol air mineral, Membuat Plastisin, Berkebun, Bermain Hula Hoop, Membuat bingkai dari stik es, Tarik Tambang, dan Eksperimen Pelangi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus yang dilaksanakanĀ  di TK IT An Najah Takengon. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara yang kemudian dianalisis melalui pendekatan kualitatif. Pembelajaran matematika dan sains kreatif sebagai salah satu alternatif bagi anak usia dini yang dikemas dalam kegiatan yang menyenangkan dan bermakna.
Permainan Matematika dan Sains Kreatif bagi Anak Usia Dini di TK IT An Najah Takengon Nur Ainun Lubis; Ali Umar; Muhammad Rijali Rais
Seulanga : Jurnal Pendidikan Anak Vol. 2 No. 2 (2021): Seulanga : Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4054.869 KB) | DOI: 10.47766/seulanga.v2i2.137

Abstract

Penelitian ini membahas tentang aktivitas matematika dan sains kreatif di TK IT An Najah Takengon. Pembelajaran matematika bagi anak usia dini lebih menekankan pada penguasaan kemampuan berhitung sedangkan sains menekankan pada pengenalan warna dan bereksperimen baik didalam ruangan maupun diluar ruangan. Kegiatan yang dilakukan yaitu menyusun tutup botol air mineral, Membuat Plastisin, Berkebun, Bermain Hula Hoop, Membuat bingkai dari stik es, Tarik Tambang, dan Eksperimen Pelangi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus yang dilaksanakanĀ  di TK IT An Najah Takengon. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara yang kemudian dianalisis melalui pendekatan kualitatif. Pembelajaran matematika dan sains kreatif sebagai salah satu alternatif bagi anak usia dini yang dikemas dalam kegiatan yang menyenangkan dan bermakna.
ANALISIS BUTIR SOAL HOTS (HIGHER ORDER THINKING SKILLS) MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMA NEGERI 1 PEUKAN BADA ACEH BESAR Muhammad Rijali Rais; Shaufi Ramadhani
Ta'dib Vol. 13 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/tdb.v13i1.239

Abstract

Soal HOTS merupakan soal tingkat tinggi yang dimanfaatkan oleh lembaga pendidikan untuk mengukur kemampuan berpikir siswa. Pada soal Ujian Akhir Semester (UAS) mata pelajaran PAI kelas XII di SMA Negeri 1 Peukan Bada Aceh Besar telah diterapkan penggunaan soal HOTS, namun belum pernah dilakukan pengujian terkait soal HOTS tersebut apakah telah sesusai dengan standar karakteristik soal HOTS. Tujuan penelitian adalah untuk mengklasifikasikan soal UAS dan kualifikasi soal-soal yang tergolong soal HOTS. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan evaluatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu 45 butir soal UAS kelas XII SMA Negeri 1 Peukan Bada. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan wawancara dan studi dokumen. Analisis data dalam penelitian ini telah divalidasi oleh 2 validator ahli pada bidang evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klasifikasi soal UAS mata pelajaran PAI SMA Negeri 1 Peukan Bada terbagi menjadi tiga yaitu LOTS, MOTS, dan HOTS. Terdapat 21 soal berlevel LOTS (46,66%). 14 soal berlevel MOTS (31,11%). Level HOTS terdapat sebanyak 10 soal (22,22%). Kualifikasi soal HOTS pada soal ujian ini telah memenuhi standar kriteria soal HOTS, yaitu mengaitkan satu informasi dengan informasi lainnya, memiliki stimulus yang berfungsi, pokok soal memerlukan literasi stimulus, dan ketepatan dalam menganalisa kata kunci pada stimulus