Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERKEMBANGAN PETANI PADI SAWAH DI TONDANO SEBUAH TINJAUAN SEJARAH Aswiyati, Indah
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini tentang perkembangan teknologi pertanian. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode historis heuristik untuk meneliti dan mengumpulkan sumber dan histografi sebagai akhir dari aktivitas dan kemudian penelitian ini dilakukan dalam naratif historis yang ditulis dalam gaya prosesual/pengolahan. Teknologi pertanian tidak dapat diimplikasikan sebagai suatu ilmu yang berhubungan dengan keahlian dalam sektor industri. Ciri-ciri pertanian tradisional, yaitu pertanian keluarga sebagai unit/satuan produksi. Anggota keluarga merupakan sumber daya manusia yang utama dan pertanian tidak hanya sebagai pekerjaan/ pendapatan utama. Pertanian adalah bagian dari kehidupan mereka. Media pertanian yang digunakan, yaitu teknologi subsistem, seperti cangkul, pepati, garu, landak, alat pulangan, loto, sere, tenaga angin, tenaga manusia, alat semprot dan traktor.Kata Kunci: Petani, Padi, Tondano, Minahasa, Pendekatan Historis.
MAKNA DAN JALANNYA UPACARA "PUPUTAN" DAN " SELAPANAN" DALAM ADAT UPACARA TRADISIONAL KELAHIRAN BAYI BAGI MASYARAKAT JAWA Aswiyati, Indah
HOLISTIK, Journal Of Social and Culture HOLISTIK, Tahun VIII No. 16 / Juli - Desember 2015
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia has the beauty of art and culture; e.g. the traditional custom ceremony 'Puputan' and 'Selapanan'. The ceremony is important to Javanese community related to the baby delivering process. This researched aimed to find the process of the traditional custom ceremony Puputan' and 'Selapanan' and the meaning of the symbols of the equipments used. Qualitative method was used to the object that the traditional custom ceremony baby delivering process in Javanese community to be investigated. 'Puputan' is the third phase in ceremony after the baby experienced the broken off the navel cord. 'Selapanan' is the last phase of ceremony in welcoming the baby after delivered for fifty-five days. There are many symbols appeared in the ceremony that reflect the philosophy and culture meanings. Keywords: Traditional custom ceremony baby deliverance
SEJARAH DESA KOTAMENARA KECAMATAN AMURANG TIMUR KABUPATEN MINAHASA SELATAN TAHUN 1950-2016 ONTOLAY, EUJENIA; ASWIYATI, INDAH
JURNAL ELEKTRONIK FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS SAM RATULANGI Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : JURNAL ELEKTRONIK FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenulisan ini mengambil topik tentang  Sejarah  Desa  Kotamenara Kecamatan Amurang  Timur  Kabupaten  Minahasa  Selatan  Tahun  1950-2016.  Dalam  penulisan  ini penulis  menggunakan  metode  sejarah  yang  terdiri  dari  empat  tahap, yaitu heuristik, kritik analisa, interprestasi, dan tahap terakhir ialah histiografi. Dalam penulisan ini penulis  juga  menggunakan ilmu sosial sebagai alat bantu untuk memungkinkan penalisaan  dan  pengintreprestasian  yang  lebih  tajam  untuk  menjawab apa  yang menjadi  masalah  dalam  suatu  penulisan.Desa Kotamenara adalah desa yang dibentuk oleh masyarakat penduduk desa Kanonang,  Mereka menemukan tanah yang ada di hutan untuk bercocok tanam, lalu mereka mendiami  dan  lama-kelamaan mereka membentuk  pemukiman. Kotamenara resmi  didirikan sebagai desa devinitif pada tahun 1985.Kata Kunci : Sejarah  Desa Kotamenara tahun 1950-2016.
PERAN WANITA DALAM MENUNJANG PEREKONOMIAN RUMAH TANGGA KELUARGA PETANI TRADISIONAL UNTUK PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI DESA KUWIL KECAMATAN KALAWAT Aswiyati, Indah
HOLISTIK, Journal Of Social and Culture HOLISTIK, Tahun IX No. 17 / Januari - Juni 2016
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In general, working women are not only to spend their spare time or develop their career. The aim of this research is to investigate the role of women in supporting the tradisional farmer household economic at Kuwil village Kalawat sub-regency. Descriptive method used by the researcher in giving explanations about the facts toward the aim. The result showed that women role as wives or house wives of tradisional farmer in increasing the farmer household economy in Kuwil village Kalawat sub-regency. The role was relatively important and strong because the process of taking decision related to economic and social needs for the family dominated by them. Keywords: Women role in family