Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

USAHA GURU DALAM MENANAMKAN EMPATHY PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI UNGGUL SIMPANG TIGA ACEH BESAR Awaluddin Awaluddin; Ruslan Ruslan; Jasimah Jasimah
Prosiding Seminar Nasional USM Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional USM
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.343 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana usaha, hambatan dan solusi yang dilakukanguru dalam menanamkan empathy pada siswa Sekolah Dasar Negeri Unggul Simpang Tiga AcehBesar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitiandeskriptif. Proses pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara semiterstruktur. Subjekyang akan diwawancarai yaitu guru kelas sebanyak 11 orang dan guru/pelatih kegiatanekstrakurikuler sebanyak 3 orang. Selanjutnya seluruh data yang diperoleh diolah dengan tahapananalisis data yaitu mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa usaha yang dilakukan guru dalam menanamkan empathy pada siswa SekolahDasar Negeri Unggul Simpang Tiga adalah dengan; (1) menjadi contoh teladan bagi siswa, (2)selalu memberi nasehat, pengertian dan pengarahan kepada siswa, (3) bercerita tentang empati,(4) memperhatikan penggunaan kata saat menegur anak, (5) pembiasaan, (6) selalu mengajarkankerja sama, (7) pengalaman langsung, (8) mengaitkannya dengan agama, (9) mengajarkan siswauntuk memahami dan peka terhadap perasaan temannya, dan (10) menempatkan diri anak sebagaiorang yang tertimpa musibah. Adapun faktor yang menghambat penanaman empati ini yaitu;ketidakpedulian anak atau bisa disebut dengan anak yang masih memiliki sikap egosentris, anakanakyang suka mengganggu teman dan merusak barang teman, anak broken home atau yangberpisah dari ayahnya, dan anak-anak yang susah diminta untuk membantu temannya.Guruberusaha untuk mengatasi hambatantersebut dengan selalu memberikan arahan kepada anak yangtidak mau membantu sesama, bekerja sama dan selalu menganggu temannya dan guru jugaberusaha untuk mengkomunikasikan permasalahan anak kepada orang tua murid sertamemberikan sanksi-sanksi yang sudah disepakati pada anak yang melanggar peraturan. Adapunkesimpulannya yaitu empathy yang dimiliki siswa SDN Unggul Simpang Tiga sudah sangat baikkarena adanya usaha yang dilakukan guru kelas maupun guru/pelatih kegiatan ekstrakurikulerdalam menanamkan empathy ini. Semoga sekolah dan guru tetap dan lebih meningkatkan lagipenanaman moral pada anak.
The Effect of Self-Regulated Learning on Students' Learning Independence in Entrepreneurship Education Achmad Mustofa; Hendra Koesmara; Awaluddin Awaluddin
Journal of Economics Education and Entrepreneurship Vol 7, No 2 (2026): JEE, AUGUST 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jee.v7i2.18998

Abstract

This study aims to determine the effect of implementing Self-Regulated Learning (SRL) assisted by the Wadhwani Ignite Learning Management System (LMS) on students’ learning independence in entrepreneurship courses at Universitas Syiah Kuala. A pre-experimental method with a one-group pretest-posttest design was employed, involving 72 students enrolled in entrepreneurship courses. Data were collected using a learning independence questionnaire administered before and after the intervention. SRL was implemented over seven meetings using Wadhwani Ignite LMS features, including learning materials, discussion forums, assignments, and online quizzes. Data were analyzed using the N-Gain test to measure improvements in students’ learning independence. The results showed that the average pretest score increased from 64.25 to 82.70 in the posttest, with an N-Gain value of 0.52, categorized as moderate. The improvement was particularly evident in learning independence, self-management, learning motivation, and problem-solving skills. These findings indicate that SRL assisted by Wadhwani Ignite LMS can enhance students’ learning independence and serve as an effective digital learning alternative in entrepreneurship education. The integration of SRL with an entrepreneurship-oriented LMS has implications for designing more effective learning environments that foster autonomous learning and lifelong learning competencies.