Jessica Barus
Universitas Gunadarma

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENGGAJIAN PADA PT EDHER PERKASA MANDIRI Early Armein Thahar; Jessica Barus; Ika Rani Widiastuti
Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis Vol. 2 No. 1 (2022): April : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.215 KB)

Abstract

Sistem Informasi Akuntansi Penggajian mempunyai peranan yang sangat penting bagi perusahaan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana penerapan sistem informasi akuntansi penggajian. Objek dari penelitian ini adalah PT Edher Perkasa Mandiri dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi lapangan yaitu observasi langsung atau wawancara langsung dengan bagian Admin, Accounting. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah flowchart (bagan alir). Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah peneliti menggambarkan alur prosedur sistem informasi akuntansi penggajian untuk merancang sistem informasi akuntansi penggajian sebagai dasar pengambilan keputusan. Sistem informasi akuntansi penggajian pada PT Edher Perkasa Mandiri sudah cukup baik, hanya saja masih terdapat beberapa kekurangan yaitu, pada bagian absensi masih manual dan sistem penggajian masih terdapat transaksi manual.
ANALISIS PENENTUAN HARGA JUAL SOTO MIE BOGOR DENGAN MENGGUNAKAN METODE COST PLUS PRICING MELALUI PENDEKATAN FULL COSTING PADA UD. SOTO MIE BOGOR KANG ODING Abednego Priyatama; Jessica Barus; Selena Suci Wulan Syara; Wahyu Widjayanti
Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 1 No. 2 (2022): Juni : Jurnal Ekonomi dan Manajemen
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.809 KB) | DOI: 10.56127/jekma.v1i2.234

Abstract

Banyak diantara perusahaan kecil seperti Usaha Kecil Menengah (UKM) yang tidak memahami secara benar mengenai penentuan harga pokok produksi. Harga pokok produksi berpengaruh terhadap penentuan harga jual. Harga jual yang ditentukan harus dapat menutupi biaya produksi yang dikeluarkan perusahaan agar perusahaan dapat memperoleh laba sesuai dengan yang diharapkan dan jauh dari ancaman kerugian bahkan kebangkrutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penentuan harga jual soto mie bogor pada UD. Soto Mie Bogor Kang Oding, untuk mengetahui penentuan harga jual soto mie bogor menurut cost plus pricing dengan pendekatan full costing, dan juga untuk mengetahui perbandingan harga jual antar keduanya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode cost plus pricing dengan pendekatan full costing. Analisis metode cost plus pricing digunakan untuk menentukan harga jual suatu produk. Harga jual berdasarkan cost plus pricing ditentukan dengan menambah masa biaya yang akan datang dengan suatu persentase markup yang dihitung dengan rumus tertentu. Hasil dari penelitian ini adalah harga jual menurut UD. Soto Mie Bogor Kang Oding adalah sebesar Rp 15.000,- mangkok/bungkus sedangkan harga jual menurut metode cost plus pricing melalui pendekatan full costing sebesar Rp 15.500,- mangkok/bungkus. Harga jual dalam perhitungan cost plus pricing menjadi lebih tinggi dibandingkan menurut UD. Soto Mie Bogor Kang Oding karena dalam perhitungannya memasukan seluruh unsur-unsur biaya sehingga menghasilkan laba yang sesungguhnya didapatkan oleh perusahaan.
ANALISIS IMPLEMENTASI ISAK 35 DALAM PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN ENTITAS BERORIENTASI NONLABA (STUDI KASUS PADA YAYASAN CINTA SEDEKAH) Early Armein Thahar; Jessica Barus; Abednego Priyatama; Mutia Wardani
Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 3 No. 3 (2024): Oktober : Jurnal Ekonomi dan Manajemen
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jekma.v3i3.1907

Abstract

Implementasi ISAK 35 mengatur pada pengukuran aset, kewajiban, ekuitas, pengakuan pendapatan dan beban yang bertujuan terciptanya laporan keuangan yang transparansi pada entitas nonlaba seperti yayasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis penerapan ISAK 35 dalam laporan keuangan pada Yayasan Cinta Sedekah periode 2020-2022. Metode penelitian mengacu pada kebijakan ISAK 35. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif yaitu data sekunder yang diperoleh dari website resmi laporan keuangan Yayasan Cinta Sedekah periode 2020-2022. Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk memperoleh data dengan cara dokumentasi dengan analisis laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yayasan Cinta Sedekah menyajikan 5 laporan keuangan. Yayasan Cinta Sedekah telah menerapkan standar akuntansi yang sesuai dengan ISAK 35 yang meliputi Laporan Posisi Keuangan, Laporan Penghasilan Komprehensif, Laporan Perubahan Aset Neto, Laporan Arus Kas, dan Catatan atas Laporan Keuangan.
Pengaruh Good Corporate Governance terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Properti dan Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2020–2024 Zefania Eunike; Diah Aryati; Early Armein; Jessica Barus
Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis Vol. 6 No. 01 (2026): April: Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jaman.v6i01.2878

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Good Corporate Governance terhadap nilai perusahaan pada perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan. Sampel ditentukan menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria tertentu, sehingga diperoleh 16 perusahaan dengan total 80 observasi. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, komite audit, dewan komisaris independen, dewan direksi, dan kualitas laba, sedangkan nilai perusahaan diukur menggunakan Tobin’s Q. Teknik analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial dan komite audit berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Dewan komisaris independen berpengaruh signifikan dengan arah negatif terhadap nilai perusahaan. Sementara itu, kepemilikan institusional, dewan direksi, dan kualitas laba tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara simultan, mekanisme Good Corporate Governance berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwa keterlibatan manajemen dalam kepemilikan saham dan efektivitas pengawasan komite audit memiliki peran penting dalam meningkatkan kepercayaan investor dan nilai perusahaan pada sektor properti dan real estate.
ANALISIS PENERAPAN PSAK 201 TENTANG PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN PADA PT WASKITA KARYA TBK Shofiyyah Putri Gita; Early Armein Thahar; Diah Aryati Prihartini; Jessica Barus; Abednego Priyatama
Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2025): Oktober : Jurnal Ekonomi dan Manajemen
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jekma.v4i3.2579

Abstract

PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan) 201 mengatur penyajian laporan keuangan yang mencakup laporan posisi keuangan, laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas, serta catatan atas laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan PSAK 201 dalam penyajian laporan keuangan PT. Waskita Karya Tbk periode 2023–2024, serta menilai tingkat kesesuaiannya dengan standar tersebut. PSAK 201 berperan penting dalam memastikan laporan keuangan disajikan secara wajar, konsisten, dan informatif bagi para pemangku kepentingan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan dan catatan atas laporan keuangan PT Waskita Karya Tbk periode 2023–2024. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan membandingkan penyajian laporan keuangan perusahaan dengan ketentuan PSAK 201.